Pelindo Mau Bikin Taksi Air di Bali 2026 Mendatang

Denpasar, IDN Times - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional 3 Bali Nusra menginisiasi pengembangan water taxi di area Pelabuhan Benoa (BMTH). Taksi air ini diklaim untuk memberdayakan masyarakat sekitar dan potensi wisata lokal. Hal ini disampaikan oleh Sub Regional Head 3 Bali Nusra, Fariz Hariyoso. Rencana ini dibahas dalam Forum Group Discussion program Water Taxi Bali Marine di Benoa Cruise Terminal, Pelabuhan Benoa, Selasa (30/1/2024) siang.
“Pelindo Sub regional 3 Bali Nusa menargetkan bahwa Water Taxi Bali Marine dikembangkan tahun ini dapat beroperasi secara komersial pada pertengahan tahun 2026,” ungkapnya.
1.Menghubungkan 3 desa terdekat dengan BMTH

Sub Regional Head 3 Bali Nusra, Fariz Hariyoso, mengatakan Water Taxi Bali Marine ini sejalan dengan pengembangan potensi wisata bahari, pemberdayaan warga desa sekitar, dan pengembangan kawasan BMTH. Nantinya, water taxi ini akan menggunakan perahu nelayan yang sudah ada. Akan menghubungkan antara kawasan BMTH dengan potensi wisata di 3 desa sekitar.
“Tidak menutup kemungkinan berkembang ke wilayah lainnya pada masa yang akan datang,” jelasnya.
2.Wujud Creating Shared Value antara perusahaan dan masyarakat

Program ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga akan menghidupkan potensi wisata bahari, dan UMKM di desa sekitar. Khususnya di kawasan ring satu pelabuhan seperti Desa Pedungan, Tanjung Benoa, dan Serangan.
Fariz mengatakan, pengembangan program Water Taxi Bali Marine ini merupakan wujud TJSL Pelindo yang mengedepankan creating shared value antara perusahaan dan masyarakat.
“Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, pelaku bisnis pariwisata, baik nelayan, tour guide, maupun pemilik UMKM lokal,” jelasnya.
3.Masyarakat bertugas memastikan potensi wisata bahari, dan lokal

Bendesa Adat Desa Serangan, Made Sedana, sebagai perwakilan masyarakat mengapresiasi program Tanggung Jawab Sosial, dan Lingkungan (TJSL) ini. terlebih menyasar pengembangan potensi wisata bahari, dan lokal. potensi Ia mengakui, Desa Adat Serangan selama ini tidak mengoptimalkan potensi wisatanya dengan baik. Dengan adanya water taxi tersebut, diharapkan terjadi perputaran ekonomi wisata di 3 desa.
“Kami menyambut baik program yang diberikan Pelindo. Tugas kami saat ini adalah memastikan potensi wisata bahari, lokal di desa,” katanya.
4.Akan ada pendampingan keamanan di jalur laut

Sementara itu, Kepala Bagian Distrik Navigasi Pelabuhan Benoa, Aris, mengatakan pengembangan water taxi tentunya membutuhkan dukungan berbagai pihak. Khususnya berkaitan keselamatan, dan alur safety di area sekitar alur pelabuhan.
“Nanti tim kami akan membantu dan berkolaborasi di lapangan,” katanya.
Water Taxi Bali Marine ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi wisatawan dalam menikmati keindahan alam Bali dari atas air. Termasuk menjadi solusi tranportasi wisata antardesa melalui jalur laut.

















