- Cabai merah besar dari Rp25 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp30 ribu per kg
- Cabai merah keriting dari Rp25.000 per kg menjadi Rp30.000 per kg
- Tomat dari Rp15.000 per kg menjadi Rp16.000 per kg
- Kacang panjang naik dari Rp12.000 per kg menjadi Rp15.000 per kg
- Sayur hijau dari Rp10.000 per kg naik menjadi Rp18.000 per kg
- Kol naik dari Rp6.000 per kg menjadi Rp8.000 per kg
- Daging ayam ras naik dari Rp40.000 per kg menjadi Rp42.000 per kg.
Pedagang Lalapan di Tabanan Bingung, Harga Sayur Hijau Naik

Tabanan, IDN Times - Harga bahan pangan di sejumlah pedagang pasar tradisional Kabupaten Tabanan mengalami kenaikan. Kenaikan harga yang paling signifikan adalah pada komoditi sayur-sayuran. Yaitu sayur hijau mengalami kenaikan harga hingga 80 persen.
Seorang pedagang lalapan di Tabanan, Iin (48), bercerita kenaikan ini terjadi di sayur-sayuran seperti sayur hijau, timun, hingga kol. Hal ini membuatnya bingung dalam menentukan harga jual makanan di warungnya yang berbahan baku sayur-sayuran, seperti menu capcay, sayur hijau, dan lalapan.
1. Memilih untuk libur jualan

Menurut Iin, kenaikan harga sayur hijau ini yang paling signifikan dibandingkan sayuran lainnya. Harganya dari Rp8.000, sekarang naik menjadi Rp20.000. Ia tidak bisa menaikkan harga menu makanannya karena takut berpengaruh pada langganan. Iin kemudian memutuskan untuk libur berjualan dulu dan memilih pulang ke Jawa.
"Kebetulan juga ada acara di kampung. Jadi sekalian sambil menunggu harga sayur turun, saya tutup dulu dan pulang. Kalau harganya sudah ditetapkan segitu, susah saya naikkan lagi. Padahal harga bahan baku naik," ujarnya, Selasa (17/12/2024).
2. Daftar harga pangan di Tabanan

Berdasarkan hasil monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Senin (16/12/2024) lalu, bahan pangan yang mengalami kenaikan antara lain:
3. Kenaikan mendekati momen Nataru

Seorang pedagang di Pasar Tabanan, Ketut Sutami, mengatakan lonjakan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya yang datang dari kalangan usaha di sektor pariwisata maupun restoran.
Ia menilai, peningkatan kebutuhan bahan pangan di kalangan hotel dan restoran ini terjadi di penghujung tahun. Sutami juga berpendapat, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali sudah mulai ramai, dan hotel maupun restoran membutuhkan penambahan bahan pangan untuk memenuhi mereka. Meningkatnya permintaan ini tidak dibarengi dengan ketersediaan barang yang dipasok oleh penyuplai maupun petani di tengah musim hujan saat ini.
Sementara itu petani cabai di Banjar Bangah, Kecamatan Baturiti, Nyoman Sudiasa, mengungkapkan harga cabai di tingkat petani memang mengalami lonjakan akibat musim hujan. Saat ini harga cabai merah kecil naik ke posisi Rp28.000 per kg, sedangkan untuk cabai merah besar berada di posisi Rp14.000 per kg.
“Kenaikan harga cabai ini terjadi secara bertahap sejak November lalu, dan kemungkinan masih akan berlanjut,” ujarnya.



















