Gerindra Memilih Mulyadi-Ardika di Pilkada Tabanan

Tabanan, IDN Times - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra secara resmi telah mengeluarkan rekomendasi untuk calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.
Untuk Pilkada di Kabupaten Tabanan, Gerindra memberikan rekomendasi kepada pasangan I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika. Rekomendasi diserahkan langsung oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Tangerang, Banten, Minggu (11/8/2024) malam.
1. Sempat beredar isu kotak kosong di Tabanan

Meski belum diumumkan secara resmi namun Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Tabanan secara resmi dan kompak mendukung incumbent, Komang Gede Sanjaya, untuk kembali maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon Bupati Tabanan.
Awalnya berembus kabar di Tabanan, pasangan calon kepala daerah dari PDIP akan bersaing dengan kotak kosong. Namun, isu tersebut terpatahkan dengan adanya paket Mulyadi-Ardika yang diusung KIM (Koalisi Indonesia Maju) Plus Tabanan, dan memiliki massa bernama Semut (Semeton Mulyadi).
2. Mulyadi adalah eks Ketua PAC PDIP Kecamatan Kediri

Mulyadi yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Gerindra menjadi Calon Bupati Tabanan bukanlah orang awam di dunia politik. Mulyadi adalah eks Ketua PAC PDIP Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Awalnya ia ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati melalui PDIP.
Namun dalam prosesnya, Mulyadi pindah kapal dan berproses di Golkar. Kini ia telah mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) Golkar, kemudian mendaftar maju di Pilkada Tabanan.
3. Ardika juga dikenal sebagai Sengap

Calon wakil untuk menemani Mulyadi yang diusung Gerindra adalah I Nyoman Ardika. Ia lebih dikenal sebagai Sengap, seorang pelawak Bali Celekontong Mas. Ardika mengaku terjun ke politik lantaran diajak Nyoman Mulyadi secara langsung untuk mendampinginya. Sehingga dalam prosesnya, Sengap mengantongi KTA Gerindra untuk mendaftar sebagai calon wakil bupati. Dikonfirmasi mengenai rekomendasi yang diterimanya, Ardika membenarkan hal tersebut.
"Selanjutnya tinggal menunggu rekomendasi dari partai koalisi yang lain. Untuk Partai Demokrat dan PSI, rekomendasinya bakal turun sekitar dua sampai tiga hari. Selanjutnya juga menunggu rekomendasi dari Partai Golkar dan yang lain," ujarnya, Senin (12/8/2024).
Ardika meminta masyarakat Tabanan tidak ada yang saling hujat, caci, dan menjatuhkan dalam proses tahapan pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, Pilkada adalah momen untuk menikmati pesta demokrasi yang sesungguhnya.
Ketua DPC Gerindra Tabanan, I Made Juliastrawan, menegaskan setelah turunnya rekomendasi akan dilanjutkan dengan konsolidasi bersama tim KIM Plus Tabanan.
"Tentu akan kami bahas bersama-sama untuk langkah selanjutnya. Kami dari Gerindra Tabanan dan KIM Plus Tabanan siap mengamankan dan memenangkan paket rekomendasi yang sudah dikeluarkan," katanya.

















