Denpasar, IDN Times - Massa Aksi Bali Bergerak mendesak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali segera menyampaikan 16 tuntutan rakyat ke Pemerintah Pusat. Desakan ini muncul setelah mahasiswa menilai DPRD Bali sebagai wakil rakyat belum gencar menyuarakan tuntutan dan keresahan rakyat di Bali.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud), I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, juga menilai akses masyarakat untuk mendapatkan informasi perkembangan, hingga pengawasan program Pemerintah Pusat masih belum transparan dan aksesibel ke masyarakat.
“Betul, sangat-sangat sering dikecewakan dan tidak transparan, yang menjadi permasalahan di Republik hari ini adalah tidak pernah ada program, tidak pernah ada aspirasi masyarakat yang terwakili ataupun disampaikan yang bisa secara langsung diakses ke masyarakat,” jelas Gung Pram dalam orasinya di depan Gedung DPRD Bali, Senin (22/6/2026) sore.
