Ilustrasi Siswa belajar di sekolah (IDN Times/Istimewa)
Sukanitera menegaskan, ada beberapa faktor sekolah digabung, mulai dari jumlah siswa di masing-masing sekolah sedikit hingga lahan di sekolah tersebut milik adat.
"Kalau sesuai petunjuk teknis, minimal dalam satu sekolah itu ada siswa secara total 60 siswa. Namun sekolah yang digabung ini jumlah siswanya rata-rata 40 siswa," ujarnya.
Adapun penggabungan sekolah ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses meningkatkan kualitas pembelajaran hingga pemerataan guru. Guru yang sekolahnya digabungkan, akan ditempatkan di daerah sekolah terdekat.
"Dimana ada posisi kosong, di sanalah akan ditempatkan guru yang bersangkutan," ujarnya.