Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 16 April 2025

Hari Baik Menurut Hindu Bali 16 April 2025
Ilustrasi bepergian naik sepeda (pexels.com/David Kouakou)

Ramalan hari baik menurut Hindu Bali pada Rabu, 16 April 2025 adalah catur laba. Hari ini dipercaya sebagai langkah baik untuk bepergian menuju arah utara. Catur laba juga baik untuk melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. 

Banyu urug adalah hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Penasaran seperti apa ramalan hari baik lainnya? Ini selengkapnya.

1. Baik membuat peraturan

Ilustrasi Hukum (IDN Times/Fadillah)
Ilustrasi Hukum (IDN Times/Fadillah)

Dauh ayu adalah hari baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang. Hari dauh ayu juga baik untuk membangun. Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah.

Geni rawana adalah hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, mengupacarai bangunan baru atau melaspas, dan bercocok tanam. Panca prawani artinya tidak baik dipakai dewasa ayu.

2. Baik membuat obat alami

ilustrasi herbal (pexels.com/lilartsy)
ilustrasi herbal (pexels.com/lilartsy)

Kala lutung magelut adalah hari baik untuk membuat atau meramu obat-obatan, mencampur sadek (makanan jangkrik), mulai membuat sawuh, melakukan tapa brata. Namun, tidak baik untuk berburu. 

Kala pati artinya baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Namun, tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya. Kala rumpuh artinya tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).

3. Baik menanam padi

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Sampi gumarang turun artinya baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya) serta Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya).

Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga atau banggul. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Bagna Mapasah, Pratiti: Saskara.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

BRI Salurkan 700 Paket Sembako untuk Warga Denpasar

12 Mar 2026, 10:26 WIBNews