Hari Baik Menurut Hindu Bali 19 Juli 2026, Saatnya Membuat Peraturan

Selamat liburan di akhir pekan semuanya, semoga kamu bisa menjalani hari dengan penuh kebahagiaan. Sebelum melanjutkan aktivitas pada Minggu, 19 Juli 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali dari Kalender Bali Digital menyambutmu.
Ada ramalan dauh ayu yang baik untuk membuat awig-awig atau peraturan setingkat desa adat, peraturan atau undang-undang, serta baik untuk membangun. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.
1. Baik memulai usaha

Kala gotongan adalah hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Kala upa artinya baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Rangda tiga merupakan hari yang tidak baik melakukan upacara pawiwahan atau perkawinan.
2. Tidak baik melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha atau perkawinan, mapendes atau potong gigi, potong rambut, dan lain-lain. Termasuk tidak baik melakukan upacara Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya.
Ada juga hari uncal balung yang tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan dianggap penting. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Sadayatana.








.jpg)








