Libur Sepekan, Desak Rita Segera Bersiap ke ASIAN Games Nagoya

- Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas di World Climbing Series Krakow 2026 dengan catatan waktu 6,54 detik pada final nomor speed putri.
- Usai kemenangan internasionalnya, Desak Rita hanya mengambil libur sepekan sebelum fokus mempersiapkan diri menuju ASIAN Games Nagoya 2026 yang digelar September mendatang.
- Meski kini berada di jajaran teratas dunia, Desak Rita menegaskan persaingan masih terbuka dan mengajak generasi muda Buleleng untuk berani bermimpi besar serta bekerja keras.
Buleleng, IDN Times - Desak Made Rita Kusuma Dewi (25) selalu tampil prima dalam setiap kompetisi panjat tebing nasional dan internasional. Perempuan asal Kabupaten Buleleng ini baru saja kembali dari pertandingan panjang tebing dunia, World Climbing Series Krakow 2026.
Desak Rita menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri (kecepatan) yang berlangsung di Krakow, Polandia beberapa waktu lalu. Ia mencatatkan waktu 6,54 detik pada babak final, sehingga berhasil meraih medali emas dalam kompetisi bergengsi itu.
Meskipun telah meraih prestasi gemilang di kancah internasional, Desak Rita tidak punya banyak waktu untuk beristirahat. Dalam rilis resmi KONI Buleleng, Desak Rita mengaku hanya rehat sepekan, sebelum mempersiapkan diri ke kompetisi selanjutnya.
Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (16/7/2026) lalu, perempuan berzodiak Aquarius ini mengatakan fokus utamanya adalah persiapan menghadapi ASIAN Games Nagoya 2026. Kompetisi olahraga itu akan akan berlangsung pada September mendatang.
Ia mengatakan, selama sepekan saja untuk beristirahat dan akan berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya, sebelum kembali menjalani program latihan intensif.
“Saya cuti libur satu minggu sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi ASIAN Games Nagoya, Jepang pada September nanti,” ujar Desak Rita.
Pasca juara di berbagai laga panjat tebing internasional, nama Desak Rita berada di jajaran teratas peringkat dunia nomor speed putri. Meskipun demikian, Ia menegaskan persaingan masih berlangsung sebab, ada dua seri World Cup yang akan menjadi penentu klasemen akhir.
“Untuk peringkat satu dunia masih berproses karena masih ada dua seri World Cup lagi. Jadi, posisinya masih bisa berubah. Saat ini fokus saya adalah mempersiapkan diri menghadapi ASIAN Games,” kata dia.
Perempuan kelahiran 24 Januari 2001 ini juga menyampaikan pesan kepada anak muda, khususnya atlet-atlet Buleleng agar tidak ragu memiliki cita-cita besar.
“Berani bermimpi tinggi karena bermimpi itu gratis. Setelah itu harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat,” pesan Desak Rita.




















