Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan di Klungkung

Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan di Klungkung
Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Polisi menangkap satu terduga pelaku pengeroyokan buruh di Klungkung dan masih memburu tiga lainnya, sementara korban mengalami luka serius di bagian mulut.
  • Polres Klungkung melakukan patroli dialogis serta mengajak para buruh dan warga untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca insiden pengeroyokan.
  • Pihak kepolisian juga menggandeng tokoh warga pendatang untuk mencegah konflik serta menegaskan komitmen memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Klungkung, IDN Times - Kasus pengeroyokan terhadap seorang buruh harian lepas di Kabupaten Klungkung, Selasa (14/7/2026) mendapat atensi khusus kepolisian. Seorang terduga pelaku berhasil ditangkap polisi, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

Di sisi lain, aparat juga bergerak meredam potensi konflik dengan membangun komunikasi bersama warga sekitar, para pekerja dan tokoh warga pendatang.

Satreskrim Polres Klungkung mengamankan seorang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Jepun, Semarapura Kelod, pada Selasa (14/7/2026). Ia diduga menjadi orang yang pertama kali memukul korban hingga mengalami luka di bagian mulut.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung.

"Seorang terduga pelaku sudah kami tangkap. Kami masih mintai keterangan terkait peristiwa kemarin. Untuk identitas nanti kami sampaikan, setelah resmi ditetapkan tersangka, " ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Alit, polisi juga masih memburu tiga orang lain yang diduga ikut melakukan pengeroyokan.

Sebelumnya, korban bernama I Kadek Indrawan (37), buruh harian lepas asal Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin, diduga dikeroyok setelah menegur seorang pengendara motor yang melaju kencang sambil membawa minuman tradisional jenis tuak. Teguran tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pengeroyokan.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu gigi, dua gigi lainnya goyang, serta mengalami lebam di bagian mulut.

1. Polisi datangi buruh bawang di Pasar Galiran untuk redam situasi

IMG-20260715-WA0121.jpg
Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Sehari setelah kejadian, jajaran Polres Klungkung menggelar patroli dialogis di kawasan Pasar Galiran. Sasaran kegiatan ini adalah para buruh bawang yang bekerja di sekitar lokasi kejadian.

Kegiatan dipimpin Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik bersama Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira. Selain berdialog, polisi mengingatkan para pekerja agar tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu gesekan.

AKP Lanang Jelantik mengatakan patroli dialogis dilakukan sebagai langkah pencegahan agar situasi keamanan tetap kondusif setelah kasus penganiayaan tersebut.

"Kami mengajak seluruh pekerja untuk tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan tidak mudah terpancing emosi pasca adanya peristiwa penganiayaan. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman serta mengedepankan langkah-langkah preventif agar situasi kamtibmas di Kabupaten Klungkung tetap kondusif," katanya.

Sementara itu, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar persoalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi konflik.

2. Tokoh warga pendatang diminta ikut cegah konflik

IMG-20260715-WA0138.jpg
Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Pada hari yang sama, Polres Klungkung juga mengumpulkan sekitar 30 perwakilan warga asal Sumba yang tinggal di Kabupaten Klungkung. Pertemuan di Jalan Jepun, Semarapura Kelod, itu dihadiri Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Resnarkoba Polres Klungkung.

Kasat Intelkam AKP Dewa Ketut Abdi meminta para tokoh masyarakat dan koordinator warga agar aktif memberikan edukasi kepada warganya untuk menjaga ketertiban serta mengantisipasi munculnya perselisihan, baik di lingkungan kerja maupun tempat tinggal.

Di sisi lain, Kasat Reskrim AKP Reno Chandra Wibowo memastikan proses hukum kasus pengeroyokan akan berjalan secara profesional dan objektif.

3. Peredaran narkoba juga jadi atensi kepolisian

IMG-20260715-WA0141.jpg
Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Selain membahas penanganan perkara, Kasat Resnarkoba AKP I Wayan Gede Mudana memegaskan kepolisian juga akan menindak tegas apabila ditemukan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika yang melibatkan pelaku ataupun warga lainnya.

"Kami berharap pasca penegakan hukum yamg dilakukan, situasi keamanan pasca pengeroyokan tetap terkendali serta tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas," harapnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Bali

See More