Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 Juli 2026, Saatnya Bepergian

Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 Juli 2026, Saatnya Bepergian
Ilustrasi Liburan di Belitong (IDN Times/Lia Hutasoit)
Intinya Sih
  • Kalender Bali Digital mencatat 15 Juli 2026 sebagai hari catur laba yang baik untuk bepergian ke arah utara serta melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.
  • Hari Kajeng rendetan disarankan untuk menanam tumbuhan berbuah, sementara kala mereng tidak baik untuk bercocok tanam dan titibuwuk cocok untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna.
  • Hari Pepedan dianggap baik membuka lahan pertanian baru, namun tidak disarankan membuat peralatan besi atau melakukan upacara pawiwahan pada rangda tiga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Selamat pagi semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kabar kalian baik dan sehat selalu ya. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali dari Kalender Bali Digital menyambut harimu pada Rabu, 15 Juli 2026. 

Mengawali pagi ini ada hari catur laba yang baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. Cintamanik adalah hari baik untuk melakukan upacara potong rambut. Yuk baca selengkapnya untuk ketahui ramalan hari ini.

1. Baik menanam tumbuhan berbuah

Mangga Harum manis di tempat pengepul desa Krajan Kecamatan Parang Magetan yang telah disortir. IDN Times/ Riyanto.
Mangga Harum manis di tempat pengepul desa Krajan Kecamatan Parang Magetan yang telah disortir. IDN Times/ Riyanto.

Kajeng rendetan adalah hari baik untuk menanam tumbuhan menghasilkan buah. Kala mereng merupakan hari yang tidak baik untuk bercocok tanam.

Kala gumarang turun artinya baik untuk menanam sirih dan tembakau. Namun, tidak baik untuk pembuatan bibit. Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk pekerjaan penting, bepergian dan membuat tangga.

2. Baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi lahan pertanian produktif.(IDN Times/Dhana Kencana)
Ilustrasi lahan pertanian produktif.(IDN Times/Dhana Kencana)

Pepedan artinya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Rangda tiga adalah hari yang tidak baik melakukan upacara pawiwahan atau perkawinan menurut Hindu Bali. 

Uncal balung adalah hari yang tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Upadana.

Share Article
Editorial Team

Latest News Bali

See More