Giri Prasta Dijagokan Pimpin KONI Bali, Didukung 62 Pengprov Cabor

- Dukungan terhadap I Nyoman Giri Prasta untuk memimpin KONI Bali periode 2026–2030 menguat, dengan 63 Pengprov cabor dan seluruh KONI kabupaten/kota memberikan rekomendasi resmi.
- Langkah ini dipicu keprihatinan atas keterbatasan fasilitas dan anggaran olahraga di Bali, yang dinilai menghambat pembinaan atlet serta pengembangan sport tourism daerah.
- Giri Prasta dianggap mampu membangun kolaborasi pemerintah dan swasta tanpa muatan politik, demi kemajuan prestasi olahraga Bali menuju Musprov KONI pada Maret 2026.
Klungkung, IDN Times - Dukungan terhadap Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali periode 2026–2030 mulai menguat.
Sebanyak 63 Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga bersama seluruh pimpinan KONI kabupaten/kota di Bali sepakat memberikan rekomendasi kepada Giri Prasta.
Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang digelar di Dian’s Garden, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. Dalam pertemuan itu, para pimpinan organisasi olahraga menyerahkan surat rekomendasi dukungan secara resmi.
Dengan dukungan tersebut, Giri Prasta dinilai memiliki peluang besar untuk terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI Bali yang dijadwalkan berlangsung di Kota Denpasar pada 23 Maret 2026.
"Mayoritas cabor Pengprov, sepakat mendukung Giri Prasta untuk pimpin Ketua KONI Bali, semoga nanti bisa aklamasi," ungkap Anak Agung Gde Anom, Minggu (8/3/2026).
1. Berawal dari keprihatinan kondisi fasilitas olahraga di Bali

Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, yang menjadi penggagas dukungan tersebut mengatakan, langkah itu berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi olahraga di Bali saat ini.
Menurutnya, banyak cabang olahraga mengalami kesulitan karena keterbatasan sarana prasarana serta minimnya anggaran pembinaan.
“Banyak cabor kesulitan sarana dan anggaran yang sangat terbatas. Bahkan ada tugas dari Pengprov ke Pengcab, tapi tidak disertai anggaran yang memadai,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut berbanding terbalik dengan upaya Bali yang selama ini mendorong konsep sport tourism.
2. Dorong kolaborasi pemerintah dan swasta

Gde Anom yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Klungkung menilai figur Giri Prasta memiliki jaringan luas, termasuk di sektor swasta. Hal ini dianggap penting untuk membangun kolaborasi pembiayaan olahraga di Bali.
Menurutnya, dukungan dari sektor swasta dapat membantu memperkuat pembinaan atlet serta pembangunan fasilitas olahraga.
“Kolaborasi pemerintah dan swasta diharapkan mampu membuat olahraga Bali lebih maju dan diakui di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
3. Ditegaskan tanpa kepentingan politik

Meski mengarah pada sosok pejabat publik, Gde Anom menegaskan dukungan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis. Ia menyebut gerakan itu murni didorong oleh keinginan memajukan prestasi olahraga Bali.
Ia juga memastikan seluruh KONI kabupaten/kota bersama 63 Pengprov cabang olahraga telah menyampaikan surat rekomendasi dukungan secara resmi.
“Urusan politik silakan masing-masing. Tapi urusan olahraga adalah tanggung jawab kita bersama. Harapannya, Giri Prasta bisa terpilih secara aklamasi pada Musprov 23 Maret nanti,” ujarnya.




![[QUIZ] Pilih Catur Brata Penyepian Tersulit, Kami Ungkap Sisi Gelapmu](https://image.idntimes.com/post/20250315/ilustrasi-lilin-aromaterapi-892d2419d28f99cb74cc020f8c0419b2-5f353ff25896375a5e3ebf54e37d7cb2.jpeg)













