Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengaku Sering Diejek, Pelajar di Buleleng Diduga Lakukan Penusukan

Kab. Buleleng
Mengaku Sering Diejek, Pelajar di Buleleng Diduga Lakukan Penusukan
Terduga pelaku penusukan pelajar di Buleleng (Dok. IDN Times/Polsek Seririt)

Buleleng, IDN Times – Seorang pelajar asal Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, berinisial DPAB (18) diduga menjadi pelaku penusukan terhadap korban yang berinisial IBKP (15) di Banjar Dinas Kelodan. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Senin (12/4/2021), sekitar pukul 18.30 Wita. Berikut fakta-fakta atas kejadian penusukan tersebut.

  1. 1. Pelaku dan korban jalan bersama saat pulang dari rumah teman mereka

    Terduga pelaku penusukan pelajar di Buleleng (Dok. IDN Times/Polsek Seririt)
    Terduga pelaku penusukan pelajar di Buleleng (Dok. IDN Times/Polsek Seririt)

    Menurut keterangan Kapolsek Seririt, Kompol I Gede Juli, terduga pelaku menusuk korban menggunakan sebilah pisau. Kejadian berlangsung di sebuah gang saat korban bersama tiga orang temannya, berjalan kaki sepulang dari rumah temannya, KJ.

    “Terduga pelaku melakukan penusukan dengan menggunakan pisau terhadap seorang anak-anak. Masih seorang pelajar,” ungkapnya.

  2. 2.Terduga pelaku menyerang korban pada bagian leher

    (Ilustrasi tindak kekerasan) IDN Times/Sukma Shakti
    (Ilustrasi tindak kekerasan) IDN Times/Sukma Shakti

    Dalam perjalanan tersebut, terduga pelaku menyerang korban menggunakan pisau di bagian lehernya. Akibatnya korban mengalami luka tusuk pada bagian leher dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng untuk dilakukan perawatan.

  3. 3. Korban disebut sering mengejek terduga pelaku

    Ilustrasi perundingan. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi perundingan. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Setelah kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian setempat, petugas kemudian mengamankan DPAB. Dari hasil penyelidikan, diketahui terduga pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena dendam lama terhadap korban.

    “Karena sering diolok-olok dan di-bully oleh korban. Namun demikian hal tersebut masih didalami unit Reskrim Polsek Seririt,” jelasnya.

Related Articles

See More