Longsor di Rendang Merusak Pipa, Pasokan Air Klungkung Terganggu

Longsor akibat hujan deras di Desa Rendang merusak pipa transmisi gravitasi, mengganggu pasokan air baku ke Kecamatan Klungkung dan menurunkan debit air pelanggan perkotaan.
Perumda Panca Mahottama mengoperasikan pompa sebagai pengganti sementara, tetapi kapasitasnya lebih rendah daripada sistem gravitasi sehingga aliran air di Semarapura belum maksimal.
Perumda bersama BPBD mendistribusikan air bersih dengan mobil tangki ke wilayah terdampak, sementara tim teknis memperbaiki pipa gravitasi di tebing Desa Rendang.
Klungkung, IDN Times- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem berdampak hingga ke pelayanan air bersih di Kabupaten Klungkung.
Pipa transmisi milik Perumda Air Minum Panca Mahottama mengalami kerusakan setelah tebing tempat jaringan pipa diterjang longsor di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu (1/11/2026) malam.
Akibat kerusakan itu, pasokan air baku ke pelayanan Kecamatan Klungkung terganggu.
Sejumlah pelanggan di kawasan perkotaan pun harus menghadapi penurunan debit air, bahkan aliran air ke rumah tidak berjalan maksimal.
Untuk mengantisipasi gangguan berkepanjangan, Perumda Panca Mahottama mengoperasikan mesin pompa sebagai pengganti sementara sistem gravitasi yang rusak.
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya mengembalikan pasokan air seperti kondisi normal. Kapasitas debit yang dihasilkan mesin pompa lebih kecil dibandingkan aliran melalui sistem gravitasi.
"Ada daerah-daerah di kota airnya tidak maksimal. Karena memang dengan pompa kapasitas debit air agak kurang. Gangguan ini terjadi murni akibat faktor alam. Semoga bisa segera selesai penanganannya," Direktur Perumada Panca Mahottama, I Nyoman Renin, Selasa (3/11/2026).
1. Pipa di tebing rusak diterjang longsor

Perbaikan pipa gravitasi di wilayah Rendang, yang rusak diterjang banjir. (Dok. IDN Times/Istimewa) Kerusakan terjadi pada jaringan pipa gravitasi yang selama ini menjadi jalur penyaluran air baku dari wilayah Rendang menuju Klungkung. Longsor yang dipicu hujan deras membuat jaringan tersebut tidak bisa berfungsi seperti biasanya.
Dampaknya mulai dirasakan pelanggan, terutama di sejumlah kawasan perkotaan Klungkung. Debit air yang mengalir ke rumah warga mengalami penurunan karena pasokan dari sumber utama terganggu.
Direktur Utama Perumda Air Minum Panca Mahottama Klungkung, Nyoman Renin Suyasa, mengatakan gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan infrastruktur di lokasi yang terdampak bencana alam.
2. Perumda Panca Mahottama dan BPBD gotong royong untuk mendistribusikan air bersih ke warga

Distribusi air bersih dampak dari kerusakan jaringan di Klungkung. (Dok. IDN Times/Istimewa) Bagi pelanggan yang mengalami kekurangan air, Perumda juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengirimkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki.
"Ada daerah-daerah di kawasan kota (Semarapura) yang airnya tidak maksimal. Untuk kawasan terdampak, kami sudah kerja sama dengan BPBD salirkan air dengan tangki" jelas Renin.
3. Perbaikan pipa masih berlangsung

Perbaikan pipa gravitasi di wilayah Rendang, yang rusak diterjang banjir. (Dok. IDN Times/Istimewa) Sementara itu, tim teknis Perumda Panca Mahottama masih melakukan pengecekan sekaligus penanganan pada jaringan pipa yang rusak. Perbaikan difokuskan pada pipa gravitasi di tebing Desa Rendang agar distribusi air bisa menggunakan jalur utama lagi.
Renin berharap penanganan kerusakan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan kepada pelanggan berangsur normal.
Ia juga memahami keluhan warga yang terdampak gangguan pasokan air. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
"Gangguan ini terjadi murni akibat faktor alam. Semoga bisa segera selesai penanganannya," tandasnya.



















