Dikeluhkan Ibu Hamil, RS Pratama Hanya Punya Satu Alat USG

Klungkung, IDN Times - Rumah Sakit (RS) Pratama Nusa Penida sudah rampung dibangun tahun 2017 lalu, dan menjadi rumah sakit rujukan di Nusa Penida. Hanya saja hingga saat ini RS Pratama Nusa Penida hanya memiliki satu unit alat Ultrasonography (USG). Kondisi ini pernah dikeluhkan pasien hingga ramai diperbincangkan di media sosial (Medsos).
1. Dari kabar yang beredar, seorang ibu hamil belum dilayani karena sang dokter mau pulang kampung setelah melayani lima pasien

Berdasarkan informasi di lapangan, pasien yang mengeluh tidak mendapatkan layanan dari RS Pratama adalah seorang ibu hamil, dengan keluhan mengalami sakit pinggang dan perut, pada Jumat (7/2) lalu.
Ia sudah lama mengantre, namun ibu hamil tersebut belum juga mendapatkan penanganan. Alasannya karena sang dokter sudah melayani lima pasien dan hendak pulang kampung.
2. RS Pratama hanya punya satu unit USG dan pernah rusak. Setelah diperbaiki, alat tersebut disarankan untuk melayani lima pasien saja

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Klungkung, dr Ni Made Adi Swapatni, ketika dikonfirmasi membenarkan jika ada pasien yang mengeluhkan layanan di RS Pratama. Namun pihaknya menampik, kalau layanan tersebut tidak bisa diberikan lantaran dokter yang membidanginya akan pulang kampung.
"Ini karena masalah di alat USG. Ibu tersebut sedang hamil dan pemeriksaan yang dilakukan membutuhkan pemeriksaan menggunakan USG," jelas Adi Swapatni.
Ia mengakui, RS Pratama hanya memiliki satu unit USG, dan alat tersebut pernah mengalami kerusakan. Namun kini sudah bisa digunakan lagi setelah diperbaiki.
"Hanya saja oleh tim teknis, alat USG itu disarankan digunakan maksimal untuk melayani lima pasien. Jika lebih, dikhawatirkan alat tersebut akan rusak kembali dan tidak bisa melayani pasien," ungkapnya, Senin (10/2).
3. Tahun ini akan melakukan pengadaan satu unit USG yang baru

Meski hanya melayani lima pasien dalam sehari, kata Adi Swapatni, pasien akan dirujuk pada hari berikutnya. Sehingga tidak sampai ada yang tidak mendapatkan pelayanan.
"Pasien tersebut akan dijadwal ulang untuk mendapatkan pemeriksaan dengan USG. Jadi disarankan untuk melakukan pemeriksaan esok hari," ungkapnya.
Atas kejadian ini, pihaknya telah berbenah. Kebutuhan fasilitas pelayanan pasien di RS Pratama yang terus meningkat, membuat Dinas Kesehatan berencana akan melakukan pengadaan alat USG tahun ini.
"Terkait kapasitasnya saya belum tahu. Tapi setidaknya, ketika ada alat USG yang rusak, ada alat USG lainnya yang bisa digunakan. Sehingga pasien masih bisa dilayani," katanya.
4. Kadis Kesehatan berharap masyarakat lebih bijak jika menyampaikan keluhannya

Adi Swapatni berharap warga lebih bijak dalam menyampaikan keluhannya. Terutama ketika keluhan di medsos itu rentan menimbulkan polemik dan konflik di tengah masyarakat.
"Mungkin warga ke depan bisa menyampaikan keluhan dengan bijak," harapnya.
Terlebih, menurutnya, cukup sulit untuk mencari tenaga medis yang bersedia mengabdi di Nusa Penida.
![[QUIZ] Pilih Mekidung atau Menari, Ini Member no na Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/no-na-new-sounds-superstitiousand-falling-in-love-are-out-now-everywhere-stay-tuned-music-video-drops-tomorrow-505165762f52a892b2e35583ac6b3746-9ba20f856ce125a33b6bdd63dadf1e4f.jpg)
















