Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPTD Pelabuhan Padang Bai Gelar Ramp Check Menjelang Lebaran

BPTD Pelabuhan Padang Bai Gelar Ramp Check Menjelang Lebaran
Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)

Karangasem, IDN Times - Beberapa instansi di bawah Kementerian Perhubungan mulai mempersiapkan segala keperluan menjelang arus mudik lebaran. Termasuk do penyeberangan Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Berbagai persiapan sudah mulai dilaksanakan. Seperti membangun posko pad aH-10, pengecekan dermaga, pendirian rest area pemudik, parkiran, tiket, pos pemeriksaan, hingga armada yang melayani penyeberangan Padang Bai-Lembar.

1. BPTD Padang Bai menggelar ramp check

Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)
Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali, Satuan Pelayanan di Pelabuhan Padang Bai melaksanakan ramp check terhadap feri yang akan beroperasi pada arus mudik. Tujuannya untuk memeriksa kelayakan transportasi.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Padang Bai BPTD Klas II Provinsi Bali, Ketut Sugiartono, mengatakan ramp check dilakukan selama 10 hari sejak tanggal 3-13 Maret 2025. Pihaknya menggelar ramp check di dua titik, yakni Pelabuhan Padang Bai dan Pelabuhan Lembar.

"Hasil pemeriksaan kemarin aman. Transportasi dinyatakan layak untuk operasi saat arus mudik. Dokumen dinyatakan lengkap. Kita lakukan ini tujuannya memastikan keselamatan dan keamanan penumpang," ungkap Sugiartono.

2. Enam feri masih docking

Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)
Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)

Jumlah feri yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bai ke Pelabuhan  Lembar sebanyak 26 unit. Enam unit di antaranya masih dalam posisi perbaikan dan perawatan (docking). Artinya, kapal yang masih beroperasi sekarang sebanyak 20 unit.

"Kapal yang masih docking ada enam unit. Yakni KMP Nusa Penida, Portlink II, Prima Nusantara, Nusa Bakti, Gerbang Samudra III, dan Gading Nusantara. Ada yang sudah sebulan melakukan docking, dan ada baru seminggu," jelas Sugiartono.

Sugiartono belum bisa memastikan, apakah kapal yang di-docking ini bisa operasi atau tidak pada saat arus mudik.

"Saya tidak tahu. Apa armada yang di-docking bisa beroperasi atau tidak. Proses perbaikan membutuhkan waktu yang bwebeda-beda," katanya.

3. Lonjakan arus mudik diperkirakan terjadi mulai H-7

Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)
Petugas menggelar ramp check feri di Pelabuhan Padang Bai. (Dok.Humas BPTD Padang Bai)

Lonjakan penumpang kemungkinan terjadi pada H-7 lebaran. Perkiraan ini berdasarkan pengalaman di tahun sebelumnya. Saat ini masih landai atau sepi, belum ada peningkatan.

"Jumlah feri yang operasi cukup untuk melayani pemudik," prediksinya.

Seandainya ada lonjakan penumpang, petugas akan menerapkan tiga skema untuk mengantisipasi antrean. Pertama, skema normal. Waktu bongkar muatnya diperkirakan 1,5 jam dengan jumlah trip penyeberangan sekitar 13 kali.

Skema kedua yakni waktu proses bongkar muat 1 jam, dan trip penyeberangan sebanyak 18 kali. Terakhir adalah skema sangat padat.

"Skema sangat padat, prosesnya akan dipercepat dan armada dioperasikan semua," kata Sugiartono.

Share
Topics
Editorial Team
Muhammad Ibnu Khaldun
EditorMuhammad Ibnu Khaldun
Follow Us

Latest News Bali

See More

Hari Baik Menurut Hindu Bali 16 Mei 2026, Saatnya Berjualan

16 Mei 2026, 09:49 WIBNews