BPS Mencatat Kedatangan Wisman Asal Jepang ke Bali Lesu Pada 2025

Denpasar, IDN Times - Sepanjang 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat penurunan signifikan terhadap jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal Jepang ke Bali. Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, menyampaikan informasi tersebut kepada awak media di Kantor BPS Bali, Senin (5/1/2026). Kata Hermawan, penurunan jumlah wisman Jepang yang berlibur ke Bali karena penyebab khusus.
“Misalnya kayak Jepang, saya tadi lupa menyampaikan. Jepang itu lumayan turun, sekitar 4.000-an. Itu salah satunya karena di karena adanya pembatalan flight (penerbangan) dari Pemerintah Jepang,” kata Hermawan di kantornya.
Apa alasan penurunan jumlah kunjungan wisman asal Jepang ke Bali? Baca selengkapnya di bawah ini.
1. Pembatalan 65 penerbangan karena perbaikan perangkat lunak pesawat

Alasan penurunan kunjungan wisatawan Jepang ke Bali, satu di antaranya karena pembatalan 65 penerbangan langsung (direct flight) pada 29 November 2025 lalu. Termasuk penerbangan langsung ke Bali.
Pembatalan ini karena adanya perintah recall (pemanggilan kembali) pada pesawat yang digunakan ANA Holdings, maskapai penerbangan terbesar di Jepang. Maskapai tersebut menggunakan Pesawat Airbus A320, ditarik kembali karena harus menjalani perbaikan perangkat lunak.
2. Sepanjang Januari hingga November 2025, ada 6 jutaan kunjungan wisman

Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, sepanjang Januari hingga November 2025, ada 6.376.086 kunjungan wisman. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 10,27 persen dibandingkan periode sebelumnya tahun 2024. Meskipun demikian, khusus pada November 2025, ada penurunan kunjungan sebesar 18,74 persen dibandingkan dengan Oktober 2025.
“Jadi wisman yang turun itu wisman dibanding bulan sebelumnya. Jadi kalau biasanya tren bulan November itu memang lebih rendah dari Oktober. Jadi penurunannya memang setiap tahun di bulan November dibandingkan dengan Oktober,” jelas Hermawan.
3. Kunjungan wisman India ke Bali mengalami peningkatan

Ada lima besar kunjungan wisman ke Bali berdasarkan kewarganegaraan, di antaranya Australia, India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Hanya India yang mengalami peningkatan jumlah wisman dari Oktober ke November 2025 sebesar 3,89 persen. Sisanya mengalami penurunan secara terus-menerus.
Sementara itu, dari klasifikasi berdasarkan kawasan benua, hanya Timur Tengah yang menunjukkan peningkatan sebesar 16,59 persen. Sedangkan kawasan Asia, Oseania, Eropa, Asean, Amerika, dan Afrika mengalami penurunan.

















