Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BPS Bali Catat Inflasi Bali Februari 2026 Sentuh Angka 3,89 Persen

BPS Bali Catat Inflasi Bali Februari 2026 Sentuh Angka 3,89 Persen
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, pada Senin (2/3/2026). (IDN Times/Yuko Utami)

Denpasar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat angka inflasi Provinsi Bali Februari 2026 sebesar 3,89 persen. Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, angka inflasi tersebut cukup tinggi karena sejumlah faktor, seperti kenaikan sejumlah kelompok kebutuhan. 

Kenaikan signifikan terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Kelompok kebutuhan tersebut mengalami inflasi 18,12 persen dengan andil 2,15 persen terhadap angka inflasi Bali. Sementara itu, wilayah dengan inflasi tertinggi di Bali berada di Kabupaten Badung sebesar 1,04 persen.

“Perumahan dan listrik mengalami inflasi tinggi karena membandingkan periode Februari 2025, PLN (Perusahaan Listrik Negara) memberikan diskon tarif listrik dan sekarang dalam posisi normal,” ujar Agus di Kantor BPS Bali. pada Senin (2/3/2026).

Sementara itu, cabai rawit menjadi komoditas bahan makanan yang rutin mengalami kenaikan harga. Kata Agus, hal ini terjadi karena pengaruh musim hujan terhadap hasil panen cabai rawit yang tidak maksimal. Permintaan cabai rawit yang tinggi, membuat kenaikan harga tidak terelakkan.

“Cabai rawit itu ketika musim hujan pasti produksinya gak maksimal. Ditambah lagi kebutuhan yang meningkat,” kata dia.

Menurut Agus, kenaikan harga semestinya tidak menjadi masalah bagi produsen. Sebab, Ia mengandaikan jika harga komoditas sedang tinggi, produsen telah memperkirakan jumlah produksi.

“Selama harganya masih bisa terjaga itu sebenarnya kenaikan harga itu tidak tidak menjadi permasalahan,” ungkap Agus.

Saat ditanya soal potensi dampak perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran terhadap inflasi di Bali, Agus belum dapat memastikan.

“Mungkin kalau yang lainnya saya belum tahu apakah nanti harga komoditas akan ikut meningkat, apakah akan ada inflasi yang lebih tinggi dan seterusnya,” jelasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

BPS Bali Catat Inflasi Bali Februari 2026 Sentuh Angka 3,89 Persen

02 Mar 2026, 20:20 WIBNews