Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tim Medis Kesulitan Autopsi Potongan Tubuh Manusia di Pantai Ketewel

Tim Medis Kesulitan Autopsi Potongan Tubuh Manusia di Pantai Ketewel
Penemuan potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel (Dok.IDN Times/istimewa)

Denpasar, IDN Times - Potongan tubuh manusia yang ditemukan di muara Sungai Wos Teben wilayah Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar telah dilakukan autopsi hari ini, Senin (2/3/2026). Namun, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Kombespol Ariasandy, mengatakan pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof IGNG Ngoerah Denpasar menghadapi kendala sampel.

Pihak medis sempat kesulitan untuk mengambil jaringan, karena kondisinya yang telah membusuk. Pun potongan kepala korban ditemukan tanpa rambut. Satu-satunya jalan adalah mengambil jaringan pada tulang yang kemungkinan hasilnya akan diserahkan ke Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali untuk pengecekan DNA.

"Informasi terakhir yang saya dengar dari RSUP Prof Ngoerah, hari ini akan dilakukan autopsi ya untuk mengambil jaringan dari potongan tubuh ini, untuk kemudian dicek DNA-nya. Karena terjadi pembusukan, sehingga banyak jaringan invalid untuk diambil," terangnya.

Polda Bali telah menerima hasil data DNA keluarga korban penculikan yang merupakan warga Ukraina bernama Igor Komarov (28), sebagai data pembanding nantinya. Pengambilan DNA ibu kandung Igor dilakukan di negaranya. Kemudian datanya dikirim ke kepolisian Indonesia.

"Itu sudah kami pegang. Artinya sampel DNA-nya sudah kami pegang tinggal mencocokkan saja nanti," terangnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menemukan potongan tubuh lainnya. Pihaknya juga belum bisa memastikan, apakah potongan tubuh ini merupakan korban penculikan Igor kendati adanya kemiripan tato. Hal ini baru bisa dipastikan ketika hasil tes DNA-nya telah keluar atau secara scientific forensic.

"Tidak bisa dengan kemiripan bentuk tubuh dan segala macam. Itu sebagai petunjuk awal saja mungkin (kemiripan tato) untuk menduga-duga," ungkapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Gejolak Timur Tengah, Dispar Bali Pantau Tingkat Kedatangan Wisman

02 Mar 2026, 19:22 WIBNews