BMKG Ingatkan hingga 14 Juli, Gelombang Laut di Bali Capai 2,5 Meter

- BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang laut 11–14 Juli 2026 di Bali dengan ketinggian mencapai 2,5 meter pada beberapa perairan selatan dan selat sekitar pulau.
- Kondisi ini berisiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang karena kecepatan angin mencapai 15–16 knot serta tinggi gelombang antara 1,25 hingga 1,5 meter.
- Pola angin bergerak dari Timur–Selatan dengan kecepatan 4–25 knot, sementara arus laut bervariasi antara 0,77 hingga 3,16 knot di berbagai wilayah perairan Bali.
Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan hati-hati dan waspada dengan gelombang laut yang dapat mencapai 2,5 meter atau kategori sedang.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan tanggal 11-14 Juli 2026 terkait potensi tinggi gelombang di wilayah Bali, dengan ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.

Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah perairan Utara dan Selatan Bali bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin antara 4 - 20 knot di perairan Utara, dan 4-25 knot di perairan Selatan.
Kecepatan arus pada 12 Juli 2026 di Perairan Utara Pulau Bali 0,77 - 0,91 kt; Selat Badung 1,38 - 2,45 kt; Selat Bali bagian Selatan 0,91 - 1,07 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,45 - 2,15 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,25 - 1,83 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,63 - 3,16 kt.


















