Denpasar, IDN Times - Sebanyak 11 unit bus listrik berjajar di lapangan Renon sisi Timur, pada Kamis (2s/10/2026) sore. Bus ini dihadirkan di Bali untuk memperkuat layanan transportasi publik yang efisien, dan rendah emisi. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan proyek Bali e-Mobility ini adalah proyek percontohan yang berbasis kebijakan dan berbasis bukti (evidence-based policy) dimulai dari Bali, yang nantinya akan direplikasi secara bertahap di seluruh Nusantara.
Langkah ini sekaligus menjawab kesulitan energi yang tengah dihadapi Indonesia dan dunia, seperti kesulitan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Bali belum lama ini. Ia berharap bus listrik segera tersebar menyeluruh di wilayah Bali agar tidak ada antrean BBM lagi.
"Bali adalah model bagi pembangunan kita. Ini adalah contoh nyata transisi energi. Proyek yang berbasis kebijakan dan berbasis bukti yang siap direplikasi secara bertahap di seluruh nusantara,” ungkapnya.
