Polresta Denpasar Terbitkan 244 Tilang ETLE, 3 Kali Lipat dari Target

Banyak juga ya yang melanggar

Denpasar, IDN Times – Hari terakhir pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2023 di wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Denpasar pada Senin (20/02/2023) menunjukkan adanya peningkatan tilang Electonic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan teguran.

Berdasarkan data yang dirangkum selama 14 hari operasi tersebut, operasi lalu lintas ini disebut sebagai upaya edukasi, baik secara preemtif maupun preventif kepada masyarakat pengendara dan demi keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga: Siap-siap! Pakai Smartphone sambil Berkendara Didenda Rp750 Ribu

1. Target tilang ETLE dan teguran melebihi yang diharapkan

Polresta Denpasar Terbitkan 244 Tilang ETLE, 3 Kali Lipat dari TargetHari terakhir pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2023 di wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Denpasar pada Senin (20/02/2023) . (Dok.IDN Times/istimewa)

Menurut Kasi Humas selaku Kasatgas IV Bantuan Operasional (Banops) Kepolisian Resor Kota Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menyampaikan selama operasi Keselamatan Agung 2023 Polresta Denpasar telah mengeluarkan penindakan tilang ETLE sebanyak 244. Kemudian memberikan teguran sebanyak 1.301 yang terdiri dari tegurang lisan sebanyak 944 dan teguran tertulis 357.

Hasil tersebut telah melebihi target operasi Keselamatan Agung 2023 Polresta Denpasar, di mana untuk penindakan tilang ditargetkan sebanyak 70 tilang, teguran lisan 560, dan teguran tertulis 225 kali.

“Untuk target operasi telah terpenuhi bahkan melebihi dari target,” ungkapnya.

2. Pelanggaran didominasi pengendara roda dua tidak memakai helm

Polresta Denpasar Terbitkan 244 Tilang ETLE, 3 Kali Lipat dari TargetHari terakhir pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2023 di wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Denpasar pada Senin (20/02/2023) . (Dok.IDN Times/istimewa)

Lalu apa penyebab kenaikan angka tilang dan teguran tersebut? Sukadi menyampaikan bahwa peningkatan angka tilang ETLE tersebut karena adanya peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas. Mereka yang mendapatkan tilang ini didominasi pengendara roda dua tanpa helm, melawan arus, dan melanggar lampu merah. Selain itu juga terdapat pelanggar yang masih di bawah umur.

“Kemarin dalam rangka Ops keselamatan dan peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas. Jadi kami gencarkan kembali penindakan ETLE,” ungkapnya.

3. Masyarakat diimbau tertib dan patuh berlalulintas

Polresta Denpasar Terbitkan 244 Tilang ETLE, 3 Kali Lipat dari TargetHari terakhir pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2023 di wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Denpasar pada Senin (20/02/2023) . (Dok.IDN Times/istimewa)

Sukadi mengatakan meski ini hari terakhir Operasi Keselamatan Agung 2023, tetapi bukan berarti aturan berlalu lintas diabaikan. Harapannya melalui operasi ini masyarakat mampu memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sehingga aman dan selamat saat berkendara di jalan raya. Masyarakat diimbau untuk tetap disiplin dan patuh dalam berlalulintas di jalan raya.

“Melalui Operasi Keselamatan Agung 2023 kita wujudkan budaya tertib berlalulintas guna terciptanya kepatuhan dan disiplin berlalulintas,” ungkapnya.

Topik:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya