Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Asyik Mancing, Petani di Nusa Penida Terseret Ombak di Pantai Kelingking
Pencarian pemancing hilang di perairan Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Seorang petani asal Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, hilang setelah terseret ombak besar saat memancing di Pantai Kelingking pada Jumat dini hari.
  • Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Unit Siaga SAR Nusa Penida dan TNI AL dikerahkan menggunakan RIB 05 untuk menyisir laut di sekitar lokasi kejadian.
  • Pencarian dilakukan menyesuaikan arah arus dan cuaca dengan dukungan keluarga serta warga setempat, sementara operasi masih terus berlangsung hingga korban ditemukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 April 2026

Sekitar pukul 03.00 Wita, I Nyoman Rame terseret ombak saat memancing di Pantai Kelingking bersama anaknya. Tubuh korban tergulung ombak dan hilang ke tengah laut.

24 April 2026

Pukul 06.00 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan hilangnya korban. Tim rescue dari Unit Siaga SAR Nusa Penida diberangkatkan pukul 06.25 Wita untuk melakukan pencarian di lokasi terakhir korban terlihat.

kini

Operasi SAR masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan, keluarga, dan warga setempat. Pencarian dilakukan dari laut dan darat menyesuaikan arah arus serta kondisi cuaca.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang petani dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat memancing di Pantai Kelingking, Nusa Penida. Operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan dan warga setempat.
  • Who?
    Korban bernama I Nyoman Rame (49), warga Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Pencarian dilakukan oleh tim SAR Denpasar, Unit Siaga SAR Nusa Penida, TNI AL Pos Nusa Penida, serta keluarga dan masyarakat sekitar.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Lokasi kejadian berada pada koordinat 8°45'3.03"S - 115°28'26.60"E.
  • When?
    Kejadian berlangsung Jumat dini hari, 24 April 2026 sekitar pukul 03.00 Wita. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 06.00 Wita.
  • Why?
    Korban terseret ombak besar yang tiba-tiba datang saat sedang memancing di atas batu karang bersama anaknya sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke laut.
  • How?
    Pencarian dilakukan menggunakan perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 dengan menyisir laut sesuai
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seorang bapak petani di Nusa Penida sedang mancing sama anaknya di batu besar. Tiba-tiba ombak gede datang dan dorong bapaknya jatuh ke laut. Anaknya lihat bapaknya kebawa ombak sampai hilang. Banyak orang, tim SAR, tentara laut, dan warga sekarang cari bapaknya pakai perahu dan lihat dari darat juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa di Pantai Kelingking ini menyedihkan, respons cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak menunjukkan semangat solidaritas yang kuat. Tim SAR gabungan bersama TNI AL, keluarga korban, dan warga setempat bekerja sama tanpa menunda waktu, menyesuaikan pencarian dengan kondisi arus dan cuaca agar lebih efektif—sebuah bukti kepedulian dan gotong royong di tengah situasi sulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times- Seorang petani asal Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, I Nyoman Rame (49), hilang terseret ombak saat memancing di Pantai Kelingking, Jumat (24/4/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, korban sedang memancing bersama anaknya di atas batu karang. Namun, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menghantam tubuh korban yang menyebabkannya kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut. Di depan sang anak, tubuhnya tergulung ombak dan perlahan terseret hingga menghilang ke tengah laut.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 06.00 Wita, dengan lokasi kejadian berada di koordinat 8°45'3.03"S - 115°28'26.60"E.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan tim rescue dari Unit Siaga SAR Nusa Penida langsung diberangkatkan pukul 06.25 Wita. “Tim segera kami kerahkan untuk melakukan pencarian di lokasi terakhir korban terlihat,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

1. Pencarian libatkan tim SAR gabungan

Pencarian pemancing hilang di perairan Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Sebanyak enam personel diterjunkan dalam operasi SAR ini. Terdiri lima personel Unit Siaga SAR Nusa Penida dan satu personel dari TNI AL Pos Nusa Penida.

Mereka melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 dengan menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian.

2. Penyisiran disesuaikan kondisi arus dan cuaca

Pencarian pemancing hilang di perairan Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Saat pencarian berlangsung, kondisi cuaca sedang berawan dengan jarak pandang 12,6 kilometer. Tim melakukan penyisiran berdasarkan titik terakhir korban terlihat.

“Pencarian menyesuaikan arah arus dan angin agar area penyisiran lebih efektif,” jelas Sidakarya.

3. Warga dan keluarga ikut membantu pencarian

Pencarian pemancing hilang di perairan Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Selain tim SAR, upaya pencarian juga melibatkan keluarga korban serta masyarakat setempat. Tidak hanya dari laut, pemantauan juga dilakukan dari darat untuk memperluas jangkauan pencarian.

Hingga kini, operasi SAR masih terus berlangsung. Tim berharap korban dapat segera ditemukan.

Topics

Editorial Team