Denpasar, IDN Times – Kapal nelayan KM Bandar Nelayan-188 tenggelam di posisi kurang lebih 1.500 nautical mile selatan Bali. Penyebab kapal tenggelam diduga karena diterjang badai dan ombak setinggi 7 meter. Pada 13 Mei 2021, pihak agen KM Bandar Nelayan sempat meminta pertolongan evakuasi kepada Basarnas.
Saat dilakukannya proses evakuasi, diketahui para anak buah kapal (ABK) yang jumlahnya 20 orang, hanya dilengkapi dengan alat keselamatan yakni berupa life jacket. Mereka bertahan di anjungan kapal dalam kondisi yang panik. Tidak ada alat keselamatan lainnya yang bisa diandalkan dalam keadaan darurat tersebut.
Lalu apa saja kelengkapan keselamatan yang seharusnya ada di dalam kapal nelayan tersebut? Berikut penjelasannya.
