2 Musala di Lokasi Kebakaran Jalan Nakula Tak Tersentuh Api

- Kebakaran melalap sekitar 5 hektare rumah bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula Gang Jatayu, Denpasar Barat, pada Senin, 31 Agustus 2026.
- Musala Al-Ikhlas dan satu musala kecil di sisi barat lokasi kebakaran tidak tersentuh api; Al-Ikhlas kini menjadi posko ibadah, istirahat, dan penerimaan bantuan.
- Warga terdampak kesulitan tidur dan beraktivitas setelah kebakaran, sementara bantuan berupa air minum, makanan, sembako, serta pakaian terus berdatangan.
Denpasar, IDN Times - Lokasi rumah bedeng dan gudang rongsokan seluas 5 hektare di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, ludes dilalap si jago merah. Menariknya Musala Al-Ikhlas selamat dari sambaran api. Bagungan tersebut saat ini dijadikan posko sementara oleh masyarakat terdampak. Mereka beribadah, beristirahat, dan digunakan sebagai lokasi untuk menerima bantuan.
"Mungkin kuasa Tuhan, seharusnya kena (musala ikut terbakar). Seharusnya kena. Mulai pertama ada bedeng di sini, musala langsung ada. Digunakan salat, yasinan itu biasanya," jelas salah satu warga terdampak, Asmuni (46), Selasa (1/9/2026).
Laki-laki asal Bondowoso, Provinsi Jawa Timur tersebut mengatakan, Musala Al-Ikhlas bukan satu-satu bangunan yang luput dari amukan api. Di sebelah Barat lokasi kebakaran, juga terdapat musala dengan luasan lebih kecil lolos dari kebakaran.
Bantuan dari makan hingga baju

Aktivitas di musala Al-Ikhlas di lokasi kebakaran (IDN Times/Ayu Afria) Sejak kejadian kebakaran pada Senin (31/8/2026), Asmuni mengaku belum tidur, pikirannya tidak tenang bahkan tidak bisa beraktivitas memulung. Sejak 15 tahun tinggal di wilayah tersebut, Asmuni mengaku baru pertama mengalami kejadian kebakaran.
"Di musala (istirahat), ada juga di depan sana di trotoar itu. Di jalan. Masyarakat terdampak gak bisa tidur," jelasnya.
Di samping musala juga digunakan untuk meletakkan bantuan pakaian yang bisa dipilih oleh warga. Tidak hanya kalangan orangtua, anak muda pun terlihat antusias memilih pakaian. Ia mengakui bantuan datang silih berganti mulai air minum, nasi, sembako, dan baju. ."Ada yang bantu kasih makanan, mulai hanya tiga bungkus sampai banyak. Numpuk," jelasnya.

















![[QUIZ] Dari Kebaya Favorit, Ini Genre Musik yang Diam-Diam Kamu Sukai](https://image.idntimes.com/post/20220604/capture-2022-06-04-204858-b0187659f188751dfd1835c346dbee93.jpg)
