Gudang Rongsokan Terbakar di Denpasar, Belum Padam hingga Dini Hari

- Kebakaran hebat melalap bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula Gang Jatayu, Denpasar Barat, pada 31 Agustus 2026; api masih menyala hingga dini hari.
- Material rongsokan, kardus, dan botol mudah terbakar serta angin kencang membuat pemadaman sulit. Gudang rongsokan dan kardus hangus, sementara asal api belum diketahui.
- Warga mengevakuasi diri dan barang berharga, dengan sejumlah rumah bedeng terdampak. Damkar Denpasar-Badung, TNI, dan aparat membantu pemadaman, pengamanan, serta evakuasi warga.
Denpasar, IDN Times - Kebakaran hebat melalap bangunan bedeng sekaligus gudang rongsokan di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat sekitar pukul 22.30 Wita, Senin (30/8/2026).
Api masih menyala hingga Selasa (31/8/2026) dini hari, kendati tim pemadam kebakaran berjibaku di lokasi. Semprotan air dari mobil pemadam tidak mampu menghentikan kobaran api karena material di lokasi mudah terbakar dan embusan angin yang kencang.
Warga terdampak mendapati rumahnya hancur karena api

Kebakaran rumah bedeng dan gudang rongsokan di Denpasar Barat, pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita (IDN Times/Ayu Afria) Seorang perempuan di lokasi terlihat datang bersama anak laki-lakinya. Ia menangis di depan rumah bedengnya yang ludes sekitar pukul 22.30 Wita.
Perempuan tersebut sesenggukan dan tak bisa menahan tangisan. Berkali-kali mengusap deraian air matanya sambil bercerita, bahwa saat itu ia hendak menidurkan anaknya. Ia mendengar teriakan kebakaran dan langsung membawa anaknya keluar rumah, serta menyelamatkan beberapa barang di antaranya 2 unit sepeda motor dan satu kendaraan truk.
"Dari sebelah apinya. Sini kos-kosan. Sebelah yang mobil terbakar itu, kos-kosan (awal mula api)," ucap perempuan yang enggan menyebutkan nama, sambil menunjuk satu titik.
Air matanya tumpah ddalam kegelapan malam di antara semburat cahaya bulan dan kobaran api yang menyala ketika mengatakan "Baju sekolah anak saya ndak (tidak) ada."
Dini hari tadi cukup terkendali kendati kobaran api masih dijinakkan saat itu. Beberapa kali letupan botol kaca terdengar dari jarak jauh, tepat di titik kobaran api yang membesar dan sulit menjinakkan kobaran di gudang botol bir. Sementara itu gudang rongsokan dan kardus telah hangus terbakar.
Barang di lokasi mudah terbakar, areanya luas

Kebakaran rumah bedeng dan gudang rongsokan di Denpasar Barat, pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita (IDN Times/Ayu Afria) Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta Denpasar), Inspektur Polisi Saty (Iptu) I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan saksi di lokasi bernama Candra Setiawan (35) bercerita telah melihat kobaran api di rumah bedeng sekitar lokasi orangtuanya tinggal.
Saksi berupaya mencari orangtua karena setengah dari rumahnya telah terbakar. Saksi panik dan berusaha menghubungi orangtuanya. Namun, baru diketahui bahwa orangtuanya sedang keluar membeli makanan saat kejadian. Seketika kekhawatiran saksi menghilang mendapati keduanya selamat.
Sementara, saki-saksi lain mengatakan juga mendapati api telah berkobar membakar lokasi dan tidak mengetahui dari mana asalnya. Mereka hanya melihat mobil damkar sudah wara-wiri di lokasi.
"Yang terbakar merupakan bangunan bedeng yang isinya barang-barang rongsokan dengan atap tumpukan barang-barang bekas. Juga TKP tempatnya luas sehingga api membesar," jelasnya.
Upaya pemadaman api ini atas kerja sama antara petugas kebakaran Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Hingga siang hari ini, pihak pemadam kebakaran belum mengonfirmasi jumlah unit yang diterjunkan.
TNI turut membantu mengevakuasi warga

Kebakaran rumah bedeng dan gudang rongsokan di Denpasar Barat, pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita (IDN Times/Ayu Afria) Kodim 1611/Badung melalui Koramil 1611-07/Denbar bergerak cepat membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Nakula Gang Jatayu. Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf Putu Tangkas, mengerahkan personel untuk membantu penanganan di lokasi.
Sedangkan Danramil 1611-07/Denbar, Mayor Cke I Made Oka bersama Babinsa, Sertu Tony Cahyono, langsung mendatangi lokasi untuk membantu pengamanan sekaligus mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar area kebakaran.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami bersama Babinsa dan unsur terkait akan selalu siap membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti kebakaran, sehingga warga dapat segera dievakuasi ke tempat yang aman dan proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” kata Oka.








![[QUIZ] Dari Kebaya Favorit, Ini Genre Musik yang Diam-Diam Kamu Sukai](https://image.idntimes.com/post/20220604/capture-2022-06-04-204858-b0187659f188751dfd1835c346dbee93.jpg)








