Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Masih Selidiki Sumber Kebakaran Restoran di Seminyak

Kab. Badung
Polisi Masih Selidiki Sumber Kebakaran Restoran di Seminyak
Penyelidikan kebakaran restoran di Seminyak (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Polsek Kuta menyelidiki kebakaran Chez Gado-Gado Restaurant di Seminyak pada 30 Agustus 2026, berkoordinasi dengan Puslabfor Polda Bali dan memeriksa empat saksi.
  • Dugaan awal, api muncul setelah letupan di area pergola saat perayaan ulang tahun dengan dekorasi balon; api kemudian menyambar plafon alang-alang yang mudah terbakar.
  • Sepuluh mobil pemadam dikerahkan. Atap dan bangunan restoran ludes, empat sepeda motor terdampak, tanpa korban jiwa; nilai kerugian belum ditaksir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Badung, IDN Times - Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta masih menyelidiki peristiwa kebakaran Chez Gado-Gado Restaurant yang terletak di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Gede Adi Saputra Jaya, pihaknya menduga kebakaran dipicu oleh balon helium yang terkena api lilin dan terbakar. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

"Saat ini Penyidik Polsek Kuta tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut dengan berkoordinasi dengan Puslabfor Polda Bali," jelasnya, Senin (31/8/2026).

Sebanyak empat saksi telah diperiksa dalam peristiwa tersebut mulai dari sekuriti, manajer, dan karyawan restoran. Menurut keterangan saksi sebelum kejadian, seorang pengunjung sedang merayakan ulang tahun di area pergola restaurant. Dekorasi ulang tahun berupa balon helium yang dibawa langsung oleh tamu tersebut.

Tak lama kemudian terdengar letupan dari satu meja makan dari arah pergola. Muncul api yang menyambar hiasan atau plafon yang terbuat dari alang-alang. Sekuriti restoran berupaya mengambil APAR dan menyemprotkannya ke titik api, namun tidak berhasil. Api kian membesar dan menjalar ke bagian plafon dan bangunan restoran lainnya.

"Material pada plafon terbuat dari alang-alang sehingga mudah terbakar," ucapnya.

Barulah pihak restoran meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mencegah kebakaran merambat ke bangunan lainnya. Akibatnya, selain atap dan bangunan restoran ludes terbakar, dilaporkan sebanyak empat unit kendaraan roda dua. juga terdampak. Kerugian materiel hingga Senin sore juga belum bisa ditafsir.

"Korban jiwa nihil. Lokasi juga sudah kami pasangi garis polisi," ungkapnya.

Untuk diketahui, helium kerap digunakan sebagai pengembang balon. Dilansir Fire Fighter Now, helium cenderung aman digunakan dalam berbagai situasi karena merupakan gas inert non-reaktif yang memungkinkan digunakan untuk mengembangkan balon, termasuk balon udara atau industri lainnya dengan tingkat panas tinggi.

Helium juga diketahui memiliki sifat sangat stabil, terlebih ketika bentuknya cair. Sementara, hidrogen sifatnya lebih ringan dibandingkan udara dan helium. Hidrogen lebih reaktif dan mudah terbakar jika terkena percikan api. Meski begitu, kasus kebakaran di Gado-Gado Restaurant masih dalam penyelidikan kepolisian.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More