- 22 Operasi SAR Kapal dengan 616 korban selamat, 3 meninggal dunia, dan 5 korban hilang
- 4 Operasi SAR Kebencanaan dengan 188 korban selamat, 18 korban meninggal dunia, dan satu korban hilang
- 69 Operasi SAR kondisi membahayakan manusia dengan 34 korban selamat, 40 korban meninggal dunia, dan 13 orang korban hilang
- 4 Operasi SAR kecelakaan penanganan khusus dengan satu korban selamat, dan 3 korban meninggal dunia.
19 Orang Dilaporkan Hilang di Bali Pada 2025

Denpasar, IDN Times - Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melakukan 99 kali operasi SAR sepanjang 2025 dengan total korban 922 orang. Dalam Operasi Search And Rescue (SAR) tersebut, sebanyak 839 korban dinyatakan selamat, 64 korban dilaporkan meninggal dunia, dan 19 orang korban dinyatakan hilang.
Dari rekap tersebut, terdiri dari empat kejadian dengan dominasi korban hilang di kejadian kondisi membahayakan manusia. Rincian operasi selama setahun di antaranya:
Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, saat dionfirmasi mengatakan terdapat peningkatan Operasi SAR pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasus paling banyak adalah terseret arus di perairan. Kasus Operasi SAR yang menonjol selama setahun tersebut adalah ketika Bali tengah mengalami musibah darurat banjir di beberapa wilayah.
"Masyarakat agar mematuhi peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh pemerintah terutama untuk aktivitas di laut. emikian juga aktivitas pendakian untuk menunda kegiatan apabila cuaca tidak mendukung," terangnya, pada Kamis (8/1/2026).
Musibah banjir Bali pada September 2025 menjadi musibah banjir terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa titik di Kota Denpasar mengalami kerusakan, Operasi SAR pun resmi dihentikan pada 18 September 2025. Saat itu korban meninggal dunia sebanyak 18 orang, 4 orang di antaranya tidak ditemukan.
Sementara itu, pada kasus kecelakaan kapal selama 2025, beberapa kejadian menonjol di antaranya Fast Boat Dolphin II kandas di alur masuk Pelabuhan Sanur pada 5 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 Wita. Lalu insiden tabrakan fast boat di perairan Banjar Nyuh, Nusa Penida pada 26 November 2025 pukul 08.00 Wita. Akibat kejadian itu, 8 orang penumpang mengalami luka-luka. Kemudian kandasnya kapal penumpang KMP Cemerlang 55 di perairan Gilimanuk pada 11 November 2025 pukul 15.25 Wita. Kapal ini membawa 69 penumpang dan seluruhnya dapat diselamatkan.


















