Polda Bali Menyiapkan 31 Pos Pengamanan dan Terpadu Selama Mudik

Denpasar, IDN Times - Sebanyak 256 masjid, 539 musala, 351 lokasi Salat Idul Fitri, 308 titik malam takbiran, satu titik bandara, 8 titik pelabuhuan, 11 titik terminal, 77 titik objek wisata, 59 titik pasar tradisional, 7 titik pasar modern, dan 37 titik pusat perbelanjaan di wilayah Bali menjadi prioritas penjagaan petugas keamanan dalam Operasi Ketupat Agung 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Agung 2026 di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Polda Bali, Kamis (12/3/2026) sore.
Operasi ini melibatkan 2.215 personel Polri yang didukung oleh unsur TNI, dan stakeholder lainnya.
"Dalam operasi ini ada 7 satgas. Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamselticarantas, Satgas Gakkum, Satgas Tindak, Satgas Humas, dan Satgas Banops," ungkapnya.

Operasi ini dilaksanakan selama 12 hari mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, kepolisian menyiapkan 31 pos yang terdiri 15 pos pengamanan, 11 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu atau gabungan.
"Yang menjadi poin atensi ketika kita di Bali adalah rangkaian kegiatan Nyepi ini tentunya berdekatan dengan perkiraan malam takbiran. Karena saat ini pemerintah belum mengumumkan kapan ya," terangnya.
Beberapa imbauan untuk masyarakat menjelang mudik dan perayaan Nyepi serta Idul Fitri adalah agar memastikan rumah aman sebelum mudik, memeriksa kondisi dan melengkapi surat-surat kendaraan, jangan ragu menitipkan kendaraan maupun barang berharga ke kantor kepolisian terdekat, menjaga toleransi dan saling menghormati, melaksanakan kegiatan takbiran secara sederhana dan penuh kekhidmatan, merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebersamaan, dan mewaspadai modus penipuan online berupa THR/GIFT/donasi lebaran.


















