4 Lagu WET Project yang Bercerita Tentang Ayah, Band Asal Denpasar

We End Temper (WET), band pendatang baru dari Kota Denpasar telah merilis album terbaru mereka di Denpasar Rabu lalu, 12 November 2025. Tema lagu-lagu mereka cukup unik, yaitu berisi curhatan bapak-bapak atau ayah tentang berbagai hal yang relevan dengan kondisi sekarang. Menariknya, 12 lagu di album berjudul WET Project ini bercerita tentang ayah. Seperti apa lagu-lagu penuh makna tersebut?
1. SAM (Sekarang Aku Mengerti)

Lagu SAM bercerita tentang seorang pria yang kini mengerti bagaimana rasanya menjadi ayah. Bukan hal yang mudah, namun menjadi ayah juga menjadi sesuatu yang indah dalam hidup ini. Lagu ini mengingatkan setiap orang untuk selalu menghormati seorang ayah.
Saat belum menjadi seorang ayah biasanya si anak terkadang marah dan kesal dengan nasihat-nasihat yang diberikannya. Anggapan ayah protektif, cerewet, hingga galak sering ada di benak setiap anak. Lagu ini akan menyadarkan pendengarnya bahwa nasihat dari ayah nantinya berguna saat kita menjadi orangtua.
2. Ayah Memang Tak Sempurna

Lagu Ayah Memang Tak Sempurna merupakan curhat seorang ayah akan realitas kehidupan saat ini. Bahwa, seorang ayah itu bukanlah orang yang sempurna. Ia hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan, dosa, dan kekurangan lainnya.
Namun, di balik itu ia berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Beban kerja, beban hidup, hingga tekanan hidup ia hadapi demi memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Lagu bernada melo dengan iringan piano ini mampu menghayutkan setiap pendengarnya.
3. Hatiku Senang

Lagu Hatiku Senang merupakan ungkapan perasaan seorang ayah kepada keluarganya. Ia merasa senang dan bahagia saat melihat anak-anaknya bermain dengan gembira, sehat, dan bisa berkembang sesuai harapan. Ayah akan sangat bahagia jika keluarganya harmonis, bahagia penuh kasih sayang.
Lagu ini juga berisi harapan bagaimana nanti anak-anak mereka bisa tumbuh dengan baik dan tetap berbahagia seperti masa kecilnya. Anak-anaknya tumbuh dewasa, menjadi orangtua, dan membangun keluarga yang harmonis. Lagu Hatiku Senang mengingatkan para pendengar bahwa kebahagiaan dalam keluarga adalah tujuan utama siapa pun.
4. Tangisan Kecil

Lagu Tangisan Kecil bercerita tentang bagaimana perasaan seorang ayah saat kelahiran anak pertamanya. Bagaimana perasaannya yang berubah menjadi ayah, dan mendengar tangisan anak pertamanya.
Lagu ini juga mengungkapkan perasaan ayah saat pertama kali menyentuh anaknya tersebut. Tetesan air mata kebahagiaan seolah-olah menjadi salam selamat datang di dunia dan keluarganya. Lagu dengan irama rock menghentak ini seolah-olah ingin menunjukkan perasaan dan emosi yang kuat dari seorang ayah saat kelahiran anak pertamanya.
We End Temper dalam album perdana mereka ingin bercerita tentang betapa pentingnya posisi ayah dalam keluarga. Hal ini tentu saja sangat relevan dengan kehidupan lima personel band ini yaitu Ida Bagus Made Gede Wicaksana atau Wicak (vokal), I Made Gede Ary Gunawan atau Arx (bass), Yama Raditya atau Yama (lead gitar), Jaka Wirya (drum), dan I Wayan Agus Sudantha atau Agus (gitar dan programmer), yang saat ini status mereka sebagai seorang ayah.


















