Comscore Tracker

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!

Jangan ngandelin joki yaa

"Mulai dari mana ya aku harus mengerjakan skripsi?"

Yap, masa menuju semester akhir ditengarai sebagai beban besar bagi sebagian mahasiswa dan mahasiswi. Bikin skripsi atau tugas akhir adalah momok yang cukup menakutkan bagi mereka. Termasuk kamu yang sekarang lagi bingung, cemas, dan resah. Karena gak tahu harus bagaimana memulai dari untuk mengerjakan skripsi. Tenang, ada caranya kok. Berikut ini 5 trik cari topik skripsi.

Baca Juga: 5 Trik Lolos Beasiswa Meski Tak Punya Prestasi Akademik

1. Perbanyak membaca skripsi terdahulu

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!pexels.com/Pixabay

"Seperti apa si skripsi itu?"

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, cobalah membaca contoh skripsi-skripsi dari kakak tingkatmu yang biasanya disimpan di perpustakaan atau repository kampus.

Dari situ kamu bisa memahami unsur apa saja yang harus dimuat dalam skripsi. Selain itu, hal ini juga dapat menambah referensimu untuk mencari topik yang sesuai dengan dirimu hingga kesempatan untuk mengembangkannya lewat penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Tanda Sebaiknya Kamu Menjalani Gap Year Sebelum Kuliah

2. Banyaklah membaca jurnal

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!pexels.com/Firmbee.com

Tidak cukup hanya mengetahui seluk beluk skripsi, saatnya kamu mulai mencari lebih banyak referensi untuk menambah kedalaman pengetahuan terkait topik skripsi. Satu di antaranya membaca jurnal.

Kamu dapat mencari jurnal pada laman pencarian atau situs seperti Google Scholar, SINTA Kemendikbud, situs jurnal kampus lain, dan sumber jurnal kredibel lainnya.

Hal ini untuk menambah keyakinanmu dalam memilih topik skripsi yang tepat, serta mengumpulkan referensi. Semakin banyak membaca, semakin besar pula kamu menguasai topik skripsi.

3. Menonton webinar sesuai jurusan yang kamu ambil

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!pexels.com/AnnaShvets

Selain menambah referensi dari sumber tertulis, kamu juga dapat mengikuti webinar yang berkaitan dengan jurusan kuliah. Kamu bakalan mendapatkan topik skripsi di sana. Karena kamu mendapat pengetahuan secara teori dan praktik dari pakarnya secara langsung.

Jangan lupa untuk mencatat poin-poin penting ketika kamu menemukan hal menarik. Siapa tahu itu bisa menunjang topik skripsimu nantinya.

4. Carilah teman diskusi

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!pexels.com/ArtemPodrez

Terkadang merasa berat juga ya jadi single fighter selama mengerjakan skripsi.

Yap, berdiskusi sebenarnya sarana yang bagus ketika kamu merasa stuck, dan membutuhkan kritik atau saran dari persepektif orang lain. Jadi pilihlah teman, kakak tingkat (kating), atau dosen yang membuatmu nyaman dan sekiranya mengerti dengan permasalahan topik skripsi yang kamu angkat. Jangan lupa hubungi partner diskusimu secara sopan ya!

5. Mulai membuat outline

5 Trik Cari Topik Skripsi, Bukan Momok Menakutkan Kok!pexels.com/VladaKarpovich

Mencari referensi sudah. Berdiskusi sudah...

Saatnya kamu mulai membuat outline skripsi. Outline dapat membantu untuk memberikan gambaran besar, bakalan seperti apa skripsimu nantinya. Hal ini juga bermanfaat sebagai pengontrol skripsimu agar tetap konsisten.

Kamu dapat membuat outline dengan menulis secara garis besar setiap bab skripsi yang akan ditulis nantinya. Dengan begitu topik skripsimu akan mencapai hasil yang sesuai.

Sulit, bukan berarti mustahil. Selalu ada jalan bagi yang mau berusaha. Skripsi yang dianggap momok menakutkan sebenarnya akan membuat kamu semakin bertumbuh. Jadi wajar kok kalau muncul perasaan takut dan bingung.

Semoga trik yang telah dijelaskan di atas dapat membuka wawasanmu ya. Semangat menulis skripsi dan menyusul gelar sarjana!

Alfina Ariesta Photo Community Writer Alfina Ariesta

I love to write about college life and self-development things here! But it will possible if another topic comes out^^

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya