Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gayatri dari Karangasem Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026
Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani. (Dok.IDN Times Bali/Istimewa)
  • Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, siswi asal Karangasem, terpilih mewakili Bali sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 setelah melewati seleksi ketat di tingkat pusat Jakarta.
  • Gayatri mempersiapkan diri dengan latihan fisik dan mental serta belajar mandiri tentang tugas Paskibraka, berharap bisa membawa baki bendera pusaka di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
  • Prestasi Gayatri menjadi kebanggaan besar bagi SMA Negeri 1 Kubu karena untuk pertama kalinya sekolah tersebut berhasil meloloskan siswanya ke ajang seleksi nasional Paskibraka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
4–8 Mei 2026

Gayatri mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Karangasem bersama 26 siswa lainnya. Ia menjalani tes psikologi, TWK, dan TIU untuk lolos ke tahap berikutnya.

15–19 Juni 2026

Tahapan verifikasi tingkat pusat berlangsung di Jakarta. Gayatri dan peserta lain menjalani pemeriksaan kesehatan, parade, verifikasi kepribadian, serta wawancara.

24 Juni 2026

Gayatri menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya setelah dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional mewakili Bali.

17 Agustus 2026

Gayatri berharap dapat membawa baki bendera pusaka dalam Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang siswi asal Karangasem, Bali, berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2026 setelah melalui seleksi ketat di tingkat pusat.
  • Who?
    Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, siswi SMA Negeri 1 Kubu, bersama I Made Dwi Sathya Kurniawan dari SMA Negeri 1 Kuta Utara, terpilih mewakili Provinsi Bali.
  • Where?
    Seleksi tingkat pusat berlangsung di Jakarta, sementara proses awal seleksi dilakukan di Kabupaten Karangasem dan Provinsi Bali.
  • When?
    Tahapan verifikasi pusat dilaksanakan pada 15 hingga 19 Juni 2026. Pengumuman kelolosan disampaikan pada akhir Juni 2026.
  • Why?
    Gayatri mengikuti seleksi karena memiliki minat besar terhadap dunia Paskibraka sejak sekolah dasar dan ingin berkontribusi dalam upacara kenegaraan.
  • How?
    Ia melewati serangkaian tes kesehatan, parade baris-berbaris, psikotes, wawancara, serta latihan fisik dan mental sebelum dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya Ni Komang Gayatri dari Karangasem. Dia sekolah di SMA Negeri 1 Kubu. Kakak itu terpilih jadi Paskibraka Nasional tahun 2026 bareng satu teman dari Badung. Dia senang sekali dan sekarang rajin latihan supaya kuat dan siap mental. Sekolahnya bangga banget karena baru pertama kali ada yang lolos sampai nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keberhasilan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional mencerminkan semangat pantang menyerah dan dedikasi tinggi seorang siswi dari daerah. Perjalanannya yang dimulai dari seleksi sekolah hingga tingkat nasional menunjukkan bahwa kerja keras dan keyakinan diri dapat membuka peluang besar, sekaligus menjadi kebanggaan bagi sekolah dan daerah asalnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times - Mimpi Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani (17) untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akhirnya terwujud.

Siswi asal Banjar Dharma Winangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem itu terpilih mewakili Bali sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026.

Gayatri berhasil lolos bersama I Made Dwi Sathya Kurniawan dari SMA Negeri 1 Kuta Utara, Kabupaten Badung. Mereka menjadi perwakilan Bali setelah melewati rangkaian verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta pada 15-19 Juni 2026.

Tahapan verifikasi tersebut tidak mudah. Para peserta harus melewati pemeriksaan kesehatan, parade dan peraturan baris-berbaris, verifikasi kepribadian, aspek psikologis, minat bakat, hingga wawancara.

"Ada ragu sedikit sebenarnya (mewakili Bali sebagai anggota Paskibraka). Tapi saya yakin bisa lolos," ujar Gayatri, Selasa (24/6/2026).

1. Bersaing ketat sejak tingkat kabupaten

Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani. (Dok.IDN Times Bali/Istimewa)

Gayatri tidak menyangka bisa melaju hingga tingkat nasional. Awalnya, ia hanya menargetkan bisa lolos sampai tingkat Provinsi Bali.

Perjalanan menuju Paskibraka Nasional dimulai dari seleksi di sekolah. Sebanyak 26 siswa dari sekolahnya mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Karangasem pada 4-8 Mei 2026.

Dalam seleksi tersebut, peserta harus menjalani berbagai tahapan, mulai dari psikotes, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), hingga Tes Intelegensi Umum (TIU).

"Persaingannya ketat sekali, jadi tidak menyangka bisa lolos seleksi ke nasional," ungkap siswi SMA Negeri 1 Kubu tersebut.

Ketertarikannya terhadap Paskibraka sebenarnya muncul sejak sekolah dasar (SD). Saat itu, Gayatri gemar mengikuti gerak jalan. Ketika kelas X, ia mulai aktif mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah.

"Tadinya hanya berharap bisa lolos sampai provinsi, ternyata melebihi ekspektasi sampai seleksi nasional," katanya.

2. Ia memlersiapkan fisik dan mental sebelum bertugas

Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani. (Dok.IDN Times Bali/Istimewa)

Setelah dinyatakan lolos, Gayatri mulai mempersiapkan diri menghadapi tugas besar sebagai anggota Paskibraka Nasional. Ia rutin menjaga kondisi fisik dan memperkuat mental.

Selain latihan, ia juga belajar secara mandiri melalui berbagai video tentang tugas dan tanggung jawab anggota Paskibraka.

"Harus siap secara fisik dan mental. Saya juga belajar lewat video-video tentang tugas Paskibraka," ujarnya.

Gayatri berharap bisa dipercaya membawa baki bendera pusaka dalam Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 mendatang.

"Tentu harapan ke depan, bisa maksimal. Sebagai Paskibraka agar bisa membawa baki (bendera pusaka)," harapnya.

3. Jadi kebanggaan SMA Negeri 1 Kubu

Latihan seleksi Paskibraka (Dok.IDN Times Bali/Istimewa)

Prestasi Gayatri menjadi sejarah bagi SMA Negeri 1 Kubu. Kepala SMA Negeri 1 Kubu, I Ketut Suba, mengatakan ini pertama kalinya siswa sekolah tersebut lolos hingga seleksi nasional Paskibraka.

"Ini pertama kalinya siswa kami lolos ke seleksi Paskibraka tingkat nasional. Tentu menjadi kebanggaan luar biasa bagi sekolah," katanya.

Pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk mendukung persiapan Gayatri menuju tahapan berikutnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah di wilayah desa juga mampu mencetak prestasi di tingkat nasional.

"Sekolah di desa juga bisa berprestasi. Yang penting ada kemauan dan motivasi dari siswa sendiri," katanya.

FAQ Seputar Gayatri Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026

Apa cita-cita Gayatri selain menjadi anggota Paskibraka?

Selain aktif di Paskibraka, Gayatri memiliki cita-cita menjadi dokter. Ia juga dikenal sebagai siswi berprestasi di bidang akademik.

Apa hobi yang dimiliki Gayatri?

Di luar kegiatan sekolah dan Paskibraka, Gayatri memiliki hobi memasak. Hobi tersebut menjadi salah satu aktivitas yang ia sukai saat memiliki waktu luang.

Berapa usia Gayatri saat mengikuti seleksi Paskibraka Nasional 2026?

Gayatri lahir pada 21 September 2009. Saat mengikuti rangkaian seleksi Paskibraka Nasional 2026, usianya masih 16 tahun.

Apa motivasi Gayatri mengikuti Paskibraka?

Ketertarikannya pada dunia Paskibraka sudah muncul sejak sekolah dasar karena sering mengikuti kegiatan gerak jalan. Minat tersebut kemudian berkembang saat ia bergabung dengan ekstrakurikuler Paskibra di sekolah.

Editorial Team

Related Article