Seorang Penumpang Truk Tewas Lakalantas di Jalur Tengkorak Jembrana

Jembrana, IDN Times - Jalur lintas utama Denpasar-Gilimanuk yang dikenal jalur tengkorak kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar terjadi di KM 84-85, Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Senin (9/2/2026) pagi.
Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 05.00 Wita ini melibatkan sebuah Light Truck Mitsubishi bernomor polisi DK 8614 OD dan Truck Box Hino bernomor polisi DK 8423 FJ. Akibat kejadian ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
1. Truk tabrak belakang truk saat arus lalu lintas sedang

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, mengonfirmasi bahwa kecelakaan bermula ketika Light Truck Mitsubishi yang dikemudikan oleh Abd Rahim (28) melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Kondisi cuaca saat itu cerah dan jalanan lurus dengan marka putus-putus.
Namun, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi truk Mitsubishi menabrak bagian belakang kanan Truck Box Hino yang dikemudikan oleh Joni (44), dan saat itu bergerak searah di depannya.
2. Satu penumpang meninggal dunia akibat cedera kepala berat

Benturan keras mengakibatkan kerusakan parah alias ringsek pada bagian depan truk Mitsubishi. Seorang penumpang truk Mitsubishi bernama Marsuk (39) tidak selamat.
Sementara sang sopir, Abd Rahim, selamat meski mengalami luka robek pada pipi kiri dan luka lecet di tangan kiri. Sedangkan pengemudi Truck Box Hino, Joni, dilaporkan dalam kondisi stabil.
"Satu orang penumpang truk meninggal dunia di TKP setelah mengalami Cedera Kepala Berat (CKB) serta luka robek pada bagian bibir," ujar Iptu Aldri.
3. Pengendara diimbau mewaspadai titik lelah

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aldri kembali mengingatkan para pengguna jalan, terutama sopir logistik yang melintasi jalur Jembrana, untuk selalu menjaga konsentrasi.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu waspada dan memperhatikan jarak aman. Jika merasa mengantuk atau lelah, segera beristirahat di rest area terdekat karena jalur ini merupakan titik lelah bagi pengendara dari arah Pelabuhan Gilimanuk," tutupnya.



















