Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sampah dari Denpasar Dibuang ke Tabanan Selama WWF

Sampah dari Denpasar Dibuang ke Tabanan Selama WWF
Ilustrasi truk ODOL (Dok.IDNTimes/Istimewa)
Share Article

Tabanan, IDN Times - Sepanjang perhelatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, menerima kiriman sampah dari Kota Denpasar. Pengiriman sampah ini sudah dimulai sehari sebelum WWF, atau tepatnya pada Jumat (17/5/2024).

Tampak puluhan truk pengangkut sampah dari Kota Denpasar berjejer di pinggir jalan untuk menunggu giliran membuang sampah ke TPA Mandung, Minggu (19/5/2024). Namun di satu sisi, kepulan asap terlihat karena masih ada titik api muncul di TPA Mandung.

1. TPA Mandung menerima sampah dari Denpasar dan Tabanan

Ilustrasi truk (IDNTimes/Istimewa)
Ilustrasi truk (IDNTimes/Istimewa)

Asisten II Setda Kabupaten Tabanan, AA Dalem Trisna Ngurah, membenarkan jika pengiriman sampah dari Kota Denpasar ke TPA Mandung sudah berlangsung sejak 17 Mei 2024 lalu.

"Sudah ada pengiriman. Cuma belum saya cek detailnya berapa banyak. Bisa langsung tanya ke UPTD TPA Mandung," ujarnya, Minggu (19/5/2024).

Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan Lumpur Tinja TPA Mandung, I Wayan Atmaja, mengatakan pengirimanan sampah dari Kota Denpasar memang sudah dilakukan sejak tanggal 17 Mei 2024 lalu. Sehingga TPA Mandung tidak hanya menerima sampah dari Kabupaten Tabanan saja. TPA yang masih mengepulkan asap ini juga menerima sampah dari Kota Denpasar. Pengiriman ini rencananya terus berlangsung sampai tanggal 25 Mei 2024.

Ia melanjutkan, Kota Denpasar mengirim 144 truk sampah ke TPA Mandung per hari dengan rata-rata terisi 8 meter kubik sampah.

"Untuk Tabanan itu ada 20 unit kendaraan milik swasta, dan 40 kendaraan DLH," jelas Atmaja.

2. Titik api masih muncul di TPA Mandung

Kepulan asap masih muncul di TPA Mandung (Dok.IDNTimes/Istimewa)
Kepulan asap masih muncul di TPA Mandung (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Sementara itu titik api di TPA Mandung masih muncul sehingga menimbulkan asap. Meski demikian, Atmaja menilai aktivitas pembuangan sampah di TPA Mandung berjalan lancar. Untuk sampah baik dari Denpasar dan Tabanan difokuskan ke area timur TPA Mandung. Di samping karena masih ada tempat, kawasan tersebut juga aman dari titik api. 

"Sampah-sampah yang dikirim ke sini dibuang di sebelah Timur TPA. Dengan volume sampah yang dikirim setiap hari dari Denpasar, areal Timur masih bisa menampung sampai tanggal 25 Mei nanti," ujar Atmaja.

3. Penyemprotan dilakukan pagi dan malam

Truk sampah saat antri sampah di TPA Mandung,Minggu (19/5/2024) (Dok.IDNTimes/Istimewa)
Truk sampah saat antri sampah di TPA Mandung,Minggu (19/5/2024) (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Sebagai upaya antisipasi timbulnya kebakaran yang semakin parah akibat pengiriman sampah dari Denpasar, Atmaja mengaku TPA Mandung melakukan penyemprotan sebanyak dua kali sehari. Khususnya pada pagi dan sore hari. 

"Kami siagakan tandon air dengan kapasitas 5.000 liter. Penyemprotan dilakukan oleh BPBD Tabanan dan petugas kami di UPTD," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
Ni Ketut Wira Sanjiwani
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More

Pujawali Digelar di Tanah Lot, Ini Jadwal Pasang Surut Air Laut

27 Jun 2026, 18:41 WIBNews