Denpasar, IDN Times - Situasi Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof IGNG Ngoerah Denpasar ramai, pada Selasa (27/10/2026) pagi. Di rumah duka tersisa empat peti jenazah berjajar dari 20 peti yang rencananya dikremasi hari ini di Perabuan Dharma Kerthi Pura Dalem Kerobokan.
Sisanya sudah dibawa ke krematorium dan siap diabukan. Direktur Utama RSUP Prof Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, mengatakan jenazah telantar yang akan dikremasi sebanyak 22 jenazah. Masing-masing 7 jenazah warga negara asing (WNA), 9 jenazah orok, dan 6 jenazah warga Indonesia.
Total tagihan dari 22 jenazah tersebut mencapai Rp4,57 miliar, merupakan akumulasi biaya perawatan, penitipan jenazah, hingga pemulasaran.
"Telantar biasanya kan tidak ada keluarga dan memang tidak ada identitas. Prosesi ini sepenuhnya dibiayai dari Dinas Sosial," ungkapnya.
