Mramangsi, kembang padama, rinuk, husir, jyotismati, mipalimula, witning cabe, jalu kumapang, ciraka, kembang ning cemara, jambu, bunga lendep, sama baga kebeh, pipis, panampel muka, byakta kadi wulan purnama denya ikang muka (Hal. 18a-18b Lontar Indrani Sastra)
3 Resep Masker Mencerahkan Wajah Bak Purnama ala Lontar Bali Kuno

Lontar Indrani Sastra memuat tiga resep masker wajah alami yang diklaim dapat membuat wajah bercahaya seperti bulan purnama.
Resep pertama mencampurkan mangsi, teratai merah, jyotismati, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, dan bunga landep yang dilumatkan.
Resep kedua menambahkan biji merica, sedangkan resep ketiga memakai sari teratai, susu lembu, dan bunga sidhawayah; bahan dihaluskan untuk masker wajah.
Lontar Indrani Sastra menuliskan berbagai resep kecantikan alami. Mulai dari merawat wajah hingga rambut, semua ada dalam lontar ini. Kali ini IDN Times akan merangkum tiga resep masker wajah dari bahan alami.
Menurut Lontar Indrani Sastra, ada tiga resep masker wajah berbahan alami. Lontar ini juga mengklaim khasiat masker ini dapat mencerahkan wajah seperti cahaya bulan purnama. Penasaran apa saja resepnya? Berikut informasi selengkapnya.
Table of Content
1. Resep masker wajah dari buah tinta mangsian

ilustrasi masker wajah (unsplash.com/Chris Knight) Resep masker wajah pertama terdiri dari berbagai macam bahan alami. Paling sering disebut dalam resep ini adalah buah tinta mangsian atau mangsi. Sesuai namanya, buah mangsian ini menghasilkan warna seperti tinta hitam legam. Pada akhir resepnya, lontar ini mengklaim wajah akan secerah bulan purnama.
Berikut tulisan dari Lontar Indrani sastra terkait resep masker wajah mangsi.
Paragraf di atas dapat diterjemahkan sebagai berikut.
Mangsi, bunga teratai merah, dihancurkan, diaduk, jyotismati, mipalimula, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, bunga landep, komposisi seluruhnya sama, dilumat, untuk masker wajah sehingga bercahaya seperti bulan purnama.
2. Biji merica jadi bahan utama

Ilustrasi merica (unsplash.com/Calum Lewis) Resep selanjutnya masih menggunakan buah mangsi, tapi biji merica adalah bintangnya. Berikut isi yang tertuang dalam lontar, bahwa wajah akan secerah bulan purnama.
Watutwan mirica, mramangsi, kembang padama, rinuk, husir, jyotismati, mipalimula, witning cabe, jalu kumapang, ciraka, kembang ning cemara, jambu, bunga lendep, sama baga kebeh, pipis, panampel muka, byakta kadi wulan purnama denya ikang muka. (Hal. 18a-18b Lontar Indrani Sastra)
Berikut terjemahannya.
Biji merica, mangsi, bunga teratai merah, dihancurkan, diaduk, jyotismati, mipalimula, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, bunga landep, komposisi seluruhnya sama, dilumat, untuk masker wajah sehingga bercahaya seperti bulan purnama.
Seluruh bahan tersebut dihaluskan dan dicampurkan. Bentuknya mirip dengan boreh atau lulur. Sebelum mencoba resep ini, gunakan sebagian kecil pada kulit untuk mengetahui apakah kulitmu bereaksi alergen terhadap bahan-bahan di atas.
3. Bunga teratai adalah bintang utama resep masker wajah ketiga

Bunga Teratai (Pixels/Min an) Resep ketiga sekaligus terakhir, mengandalkan bunga teratai atau padma sebagai bintang utamanya. Berikut naskah yang tertuang dalam lontar.
Sari wana padma ‘Nymphaea’ Sari wana padma, susuning lembu, kembang ing dataki, ika ta kabeh pipis, pahalit, panampel muka, kadi ulan purnama muka denya. (Hal. 14b-15a Lontar Indrani Sastra).
Berikut ini terjemahannya.
Sari bunga padma atau teratai, susu lembu, bunga sidhawayah, semua itu dilumat sampai halus, wajah akan seperti bulan purnama.
Sekian tiga resep masker wajah berbahan alami dengan klaim wajah secerah bulan purnama dari lontar indrani sastra. Apakah kamu tertarik mencoba? Yuk bagikan pengalamanmu.





















