Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

11 Hantu di Bali yang Diyakini Menghuni Hutan Hingga Pasar

Kab. Gianyar
4 min read
11 Hantu di Bali yang Diyakini Menghuni Hutan Hingga Pasar
ilustrasi leak (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
  • Artikel merangkum 11 makhluk halus dalam kepercayaan lokal Bali, yang dikisahkan menghuni lokasi seperti pasar, hutan, sungai, ladang, kuburan, dan tempat sepi.
  • Beberapa sosok digambarkan memiliki peran khas, seperti brerong yang dipercaya mencuri uang pedagang, kemangmang penjaga panen, serta memedi yang disebut menyembunyikan anak-anak.
  • Kisah leak, rarung, dan rangda berkaitan dengan ilmu gaib serta perubahan wujud, sementara wong samar dipercaya menyerupai manusia dan hidup di dimensi berbeda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cerita tentang hantu atau makhluk halus masih berkembang hingga saat ini. Berbagai pengetahuan lokal menuliskan ragam wujud makhluk halus di sejumlah lokasi. Misalnya sosok penjaga hutan, penjaga lautan, dan sebagainya. 

Kali ini IDN Times akan menjelaskan 11 macam hantu di Bali. Bisa jadi kamu pernah bertemu hingga merasakan keberadaannya. Apakah kamu pernah melihat satu atau semua sosok di bawah ini? Berikut penjelasan selengkapnya.

  1. 1. Brerong

    Ilustrasi ular kobra. (IDN Times/Wildan Ibnu)
    Ilustrasi ular kobra. (IDN Times/Wildan Ibnu)

    Kemampuan makhluk ini menyerupai tuyul, yakni mencuri uang orang lain. Bedanya, wujud brerong bukanlah makhluk anak kecil botak seperti tuyul.

    Brerong wujudnya bisa seperti tikus putih, kucing, ular, maupun cicak. Keberadaan brerong dipercaya ada di pasar, sehingga para pedagang biasanya memercikkan tirta (air suci) agar tidak diincar brerong. 

  2. 2. Celuluk

    Penampakan topeng celuluk di set drum Jay Weinberg. (Instagram.com/jayweinberg)
    Penampakan topeng celuluk di set drum Jay Weinberg. (Instagram.com/jayweinberg)

    Kalau celuluk adalah anak buah Rangda, wujudnya mirip leak. Buah dada menjuntai hingga ke bawah, lidah panjang menjulur, mata besar, dan rambut panjang berdahi lebar.

    Celuluk ini dipercaya muncul pada tempat-tempat sepi, seperti jembatan, hutan, dan sungai. Ia juga dikenal sebagai hantu penakut, wujudnya mengerikan, tapi dia tidak menyerang manusia. 

  3. 3. Gamang

    cuplikan film Casper (dok. Universal Studios/Casper)
    cuplikan film Casper (dok. Universal Studios/Casper)

    Gak hanya Celuluk, gamang juga dipercaya sebagai hantu penghuni sungai. Wujudnya tidak jelas, sesuai namanya gamang berarti tak kasat mata.

    Orang-orang Bali dulu bercerita bahwa gamang ini kerap muncul dengan gerakan cepat dan berwarna putih seperti kabut.

  4. 4. Gregek Tunggek

    ilustrasi hantu kuntilanak (unsplash/Jeks Ronaldo)
    ilustrasi hantu kuntilanak (unsplash/Jeks Ronaldo)

    Gregek tunggek digambarkan sebagai hantu yang mirip dengan kuntilanak. Rambut hitam panjang dengan pakaian putih berwajah pucat.

    Konon hantu ini suka bermain dengan anak-anak. Kehadirannya ada pada tempat-tempat gelap dan lembap.

  5. 5. Kemangmang

    Ilustrasi pohon kelapa. (IDN Times/Yuko Utami)
    Ilustrasi pohon kelapa. (IDN Times/Yuko Utami)

    Makhluk penghuni ladang atau sawah disebut dengan kemangmang. Bentuknya menyerupai buah kelapa, tanpa kaki, tangan, dan badan.

    Bayangkan kelapa bulat melayang-layang dengan tiga titik sebagai dua mata dan satu mulut. Ia dipercaya menjaga hasil panen, tapi terkadang menjahili orang di sekitar.

  6. 6. Leak

    ilustrasi leak (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
    ilustrasi leak (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

    Leak yang selama ini diketahui adalah sosok penyihir jahat. Punya ilmu hitam sakti, manusia yang bisa ngeleak dipercaya dapat mengubah wujud dirinya menjadi apa saja. Leak pangiwa atau leak ilmu hitam akan berada di kuburan mencari makanan berupa organ tubuh mayat. 

    Sejatinya, ada juga yang disebut sebagai leak bunga. Ini dipercaya sebagai manusia yang menganut ilmu leak putih, untuk penyembuhan dan pengobatan dari ilmu hitam. Leak ini biasanya memakan bunga-bungaan untuk mengumpulkan energi baik.

  7. 7. Memedi

    Sketsa ogoh-ogoh Memedi. (Instagram.com/st.santhi_dharma)
    Sketsa ogoh-ogoh Memedi. (Instagram.com/st.santhi_dharma)

    Memedi adalah sosok hantu yang dipercaya menempati semak-semak, pohon bambu, dan batu besar. Wujudnya juga mirip dengan kuntilanak, tapi lebih kusut dan berbaju cokelat panjang. Ia suka menyembunyikan anak kecil yang bermain saat sore menjelang malam hari.

    Anak yang disembunyikan dapat ditemukan dengan cara memainkan berbagai jenis gamelan dan membawa obor. Lakukan ini sesegera mungkin agar anak yang hilang tidak dibawa ke dimensi lain. Anak yang sudah ditemukan, mulutnya disumpal rumput, dan dalam keadaan linglung. Lakukan upacara keagamaan Hindu untuk memulihkan kondisi si anak.

  8. 8. Rarung

    Walu Nateng Dirah yang telah berubah wujud menjadi sosok rangda. (Dok. Pribadi/Ari Budiadnyana)
    Walu Nateng Dirah yang telah berubah wujud menjadi sosok rangda. (Dok. Pribadi/Ari Budiadnyana)

    Rarung awalnya manusia yang mempelajari ilmu dari seorang guru sakti bernama Walunateng Dirah.

    Kisah cinta yang rumit dan rasa sakit hati menjadikannya sosok kejam. Ilmu yang dipelajari membuat rarung dapat menjadi berbagai wujud, misalnya seekor burung garuda.

  9. 9. Rangda

    Sosok rangda. (unsplash.com/Agto Nugroho)
    Sosok rangda. (unsplash.com/Agto Nugroho)

    Rangda memiliki rambut panjang berantakan, bermata besar melotot dengan lidah, kuku, dan gigi panjang.

    Ia dipercaya sebagai sosok Ratu Mahendradata yang dituduh melakukan ilmu hitam kepada istri kedua Raja Mahendradata. Ia diasingkan dan muncullah mitologi rangda atau kekuatan jahat, melawan barong sebagai kekuatan baik.

  10. 10. Tonya

    ilustrasi hantu (pixabay.com/Stefan Keller)
    ilustrasi hantu (pixabay.com/Stefan Keller)

    Serupa seperti hantu-hantu sebelumnya, Tonya adalah sosok hantu di sejumlah lokasi sepi, seperti sungai, hutan, dan sebagainya. Wujudnya bungkuk, berjanggut, dan menyeramkan. Sekujur tubuhnya dipenuhi oleh rambut.

  11. 11. Wong Samar

    di balik layar KKN di Desa Penari (instagram.com/kikinarend)
    di balik layar KKN di Desa Penari (instagram.com/kikinarend)

    Terakhir ada wong samar berarti manusia tak kasat mata. Hantu ini bernama demikian karena kemampuannya meniru wujud manusia.

    Bedanya, Ia tidak punya lipatan bibir atas. Wong samar dipercaya hidup berdampingan dengan manusia dalam dimensi berbeda. Konon ada semacam gerbang tak kasat mata membedakan dengan dunia manusia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More