Tabanan, IDN Times - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan mencatat 75 kasus post stroke setiap bulannya. Ini bahkan menjadi lima kasus terbesar yang ditangani bagian Saraf RSUD Tabanan.
Berdasarkan data dari Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia, memang penyakit stroke terjadi tiga kasus setiap detik. Penyakit ini menjadi penyebab kematian ke dua di dunia.
Padahal penyakit stroke bisa dicegah apalagi terdeteksi dini. Stroke sendiri diartikan suatu kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Kondisi ini menyebabkan area tertentu pada otak tidak mendapat suplai oksigen dan nutrisi sehingga terjadi kematian sel-sel otak. Bagi beberapa orang dapat pulih dengan sendirinya usai mengalami stroke, namun sebagian orang membutuhkan perawatan jangka panjang untuk membantu proses pemulihan. Kondisi setelah serangan stroke inilah yang disebut post stroke.
Berikut penjelasan lebih lanjut dari I Made Domy Astika selaku dokter spesialis saraf di Poliklinik Saraf RSUD Tabanan.
