Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ramalan Kalender Bali 15 Oktober 2026, Waspada Hari Penuh Pantangan
Ilustrasi mencari tumbuhan untuk obat alami. (IDN Times/Yuko Utami)

Kondisi Bali sedang tidak baik-baik saja, potret kelangkaan energi bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi. Masyarakat di Bali masih antre panjang BBM di sejumlah SPBU hingga hari ini pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Kala matampak adalah hari baik untuk menanam segala sesuatu (bercocok tanam). Lutung megandong artinya baik untuk menanam buah-buahan dan umbi-umbian. Bagaimana dengan ramalan lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik melakukan upacara Panca Yadnya

Ilustrasi canang. (IDN Times/Yuko Utami)

Amerta dewa adalah hari baik untuk melakukan Panca Yadnya khususnya Dewa Yadnya, membangun tempat-tempat suci/ibadah, dan membuat lumbung maupun dapur. 

Amerta gati artinya hari baik untuk memulai suatu usaha dan bercocok tanam. Ayu nulus adalah hari baik untuk segala usaha. 

Bojog turun bermakna sebagai hari baik untuk menyetem gamelan. Carik walangati artinya tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

2. Baik membuat bangunan suci

Ilustrasi sembahyang di pura. (IDN Times/Yuko Utami)

Dewa ngelayang adalah hari baik untuk membuat bangunan suci, Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Kala luang artinya baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. 

Dewasa mentas merupakan hari baik untuk melakukan segala macam yadnya, upacara penyucian (pembersihan), memberi petuah-petuah (nasihat), serta memberi petunjuk jalan yang berguna, serta baik untuk membangun. 

Geheng manyinget artinya tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan. Kala lutung megandong adalah hari baik untuk menanam pijer (bibit kelapa yang baru tumbuh), dan menanam buah-buahan. 

3. Baik membuat alat berdagang

Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

Sedana yoga adalah hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan mulai berjualan karena akan murah rejeki. 

Siwa sampurna artinya baik untuk segala jenis upacara, mulai belajar/berlatih, dan membangun segala macam bangungan. 

Subacara, baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat/menunjuk petugas, serta mulai berlatih/belajar. 

Naga naut merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Luwih Bagia, Pratiti: Tresna.

Curated For You

Editorial Team

Related Article