Disdik Tabanan Terapkan Skema Baru Pendaftaran CPNS Guru Tahun 2027

- Kemendikdasmen akan membuka CPNS guru 2027 tanpa mewajibkan sertifikat PPG, membuka peluang bagi guru honorer dan lulusan S1/D-IV menjadi ASN.
- Disdik Tabanan menyambut skema fleksibel ini; peserta lolos akan difasilitasi PPG pemerintah pusat, sedangkan pelamar yang sudah ber-PPG tetap diprioritaskan.
- Tabanan kekurangan 837 guru dari TK hingga SMP per 31 Desember 2026, dipicu sekitar 300 pensiun; Disdik memetakan kebutuhan untuk mengoptimalkan formasi nasional.
Tabanan, IDN Times- Di tengah kekurangan tenaga guru, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membuka pendaftaran CPNS guru 2027. Dalam pendaftaran ini, nantinya akan ada skema baru dalam pendaftaran CPNS guru tahun 2027, yaitu tanpa syarat wajib memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Menyikapi hal ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan menyambut positif kebijakan tersebut, di mana skema baru ini membuka peluang emas bagi guru honorer lokal hingga lulusan baru S1/D-IV untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
1. Kebijakan dianggap lebih fleksibel

ilustrasi guru (pexels.com/RDNE Stock project) Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, mengatakan bahwa kebijakan ini lebih fleksibel dan sangat membantu daerah dalam mengatasi krisis ketersediaan pengajar di sekolah-sekolah negeri.
"Kelonggaran syarat sertifikasi di awal pendaftaran menjadi angin segar bagi pemenuhan tenaga pendidik di daerah," katanya, Rabu (14/10/2026).
Selain itu, menurut Darma Utama, nantinya peserta yang lolos seleksi bakal difasilitasi dengan program PPG oleh pemerintah pusat, sementara pelamar yang sudah ber-PPG tetap mendapat prioritas.
2. Tabanan saat ini mengalami krisis tenaga guru

Guru Gen Z sedang berdiskusi dengan murid (pexel.com) Darma Utama mengungkapkan, Kabupaten Tabanan mencatatkan kekurangan tenaga pendidik yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan hingga 31 Desember 2026, daerah setempat masih kekurangan sebanyak 837 orang guru. Adapun kekurangan ini terjadi pada semua jenjang (pendidikan) dari TK hingga SMP.
"Kalau untuk SMA itu kewenangannya di provinsi,” ujarnya.
Adapun kekurangan tenaga guru ini, sebagian besar disebabkan oleh banyaknya yang memasuki masa pensiun.
"Tahun 2026 ini saja tercatat sekitar 300 orang guru memasuki masa pensiun," papar Darma Utama.
3. Disdik Tabanan buat pemetaan analisis kebutuhan tenaga pendidik

ilustrasi guru (pexels.com/Vitaly Gariev) Untuk menutupi kekurangan tersebut, Disdik Tabanan telah menyodorkan pemetaan analisis kebutuhan tenaga pendidik kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan untuk disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Pihaknya berharap alokasi porsi CPNS guru nasional tahun 2027 yang disiapkan sebanyak 139 ribu formasi dapat terserap secara optimal untuk menuntaskan problem ketersediaan pengajar di tingkat lokal.






















