Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cegah Bencana, BPBD Tabanan Imbau Perompesan Pohon Sejak Dini

Kab. Tabanan
2 min read
Cegah Bencana, BPBD Tabanan Imbau Perompesan Pohon Sejak Dini
Petugas gabungan melakukan pemangkasan dan perompesan dahan pohon perindang di tepi jalan raya wilayah Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)
  • BPBD Tabanan menerbitkan imbauan kesiapsiagaan musim hujan 2026–2027, menindaklanjuti arahan BPBD Bali dan prediksi BMKG bahwa hujan mulai November serta memuncak Desember 2026.
  • Seluruh camat diminta mengoordinasikan perompesan pohon berisiko di jalan, kantor, fasilitas umum, dan permukiman, sekaligus melakukan edukasi, pemantauan, serta penyebaran peringatan cuaca ekstrem.
  • Bupati Komang Gede Sanjaya mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan, memangkas dahan rawan, membersihkan saluran air, bergotong royong, dan melapor kepada petugas bila menemukan potensi bahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim hujan di wilayah Bali diprakirakan dimulai secara bertahap pada bulan November 2026 (15 persen) dan puncaknya meluas pada bulan Desember 2026 (85 persen).

Untuk mengurangi risiko bencana alam seperti pohon tumbang serta dampak cuaca ekstrem di seluruh wilayah Tabanan, Pemkab Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis surat imbauan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan 2026–2027.

  1. 1. Surat imbauan berdasarkan arahan resmi dari BPBD Bali

    Petugas gabungan memangkas dan merompes dahan pohon perindang di tepi jalan raya di wilayah Tabanan.
    Petugas gabungan melakukan pemangkasan dan perompesan dahan pohon perindang di tepi jalan raya wilayah Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengatakan surat bernomor B.300.2.3/1059/PK/BPBD tertanggal 12 Oktober 2026 merupakan tindak lanjut dari arahan resmi BPBD Provinsi Bali. Ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan dini di tingkat wilayah sebelum intensitas hujan makin tinggi.

    "Langkah ini diambil sesuai dengan prediksi BMKG. Kita harus mulai bersiap sebelum memasuki puncak musim hujan di bulan November dan Desember," ujarnya, Rabu (14/10/2026).

  2. 2. Camat se-Tabanan diimbau melaksanakan perompesan pohon

    Perompesan Pohon 2026-10-13 at 18.23.15.jpeg
    Petugas gabungan melakukan pemangkasan dan perompesan dahan pohon perindang di tepi jalan raya wilayah Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

    Giri melanjutkan surat imbauan ini ditujukan kepada seluruh Camat se-Tabanan untuk menginisiasi koordinasi dengan instansi terkait guna melakukan perawatan dan perompesan pohon perindang yang dinilai membahayakan. Langkah ini penting dilakukan secara gotong royong maupun mandiri untuk meminimalkan risiko pohon tumbang atau dahan patah yang menimpa warga.

    Adapun perompesan dahan pohon difokuskan pada area jalan raya, lingkungan perkantoran, fasilitas umum, hingga kawasan permukiman warga. Selain pemangkasan pohon, para camat juga diminta aktif melakukan edukasi, pemantauan, serta gencar menyebarluaskan diseminasi peringatan dini bahaya cuaca ekstrem kepada masyarakat. Seluruh upaya pengurangan risiko bencana ini nantinya dilaporkan secara berkala kepada Bupati Tabanan dan ditembuskan kepada BPBD Tabanan. 

  3. 3. Bupati Tabanan ajak masyarakat melaksanakan pencegahan bencana sejak dini

    Potret Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, dalam dokumentasi resmi yang dirilis oleh Humas Tabanan.
    Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

    Sementara itu, Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada serta menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya. Menurutnya, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk melindungi dan memastikan keselamatan warga dari potensi dampak bencana alam.

    Untuk ini, kesiapsiagaan dan langkah mitigasi sejak awal, seperti pemangkasan dahan pohon rawan dan pembersihan saluran air, sangat menentukan keselamatan kita bersama.

    "Saya mengajak seluruh masyarakat Tabanan untuk saling bergotong-royong, meningkatkan kewaspadaan, dan aktif berkoordinasi dengan petugas di lapangan jika ada potensi bahaya di lingkungan masing-masing," ujar Sanjaya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More