Cari Tanaman Bonsai, Putu Wira Terpeleset dari Tebing Setinggi 7 Meter

Badung, IDN Times – Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) berhasil mengevakuasi seorang warga Denpasar bernama Putu Wira Subagia (43), pada Selasa (7/4). Korban dilaporkan terpeleset dari atas tebing setinggi tujuh meter di Desa Jimbaran, Kuta Selatan sekitar pukul11.00 Wita. Berikut kronologinya:
1.Korban dilaporkan terpeleset ketika mencari tanaman bonsai di sekitar lokasi

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, menyampaikan Kantor Basarnas Bali menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.15 Wita. Menurut keterangan yang ia terima, korban saat itu sedang mencari bonsai dan tiba-tiba terpeleset.
“Tadi kita terima laporannya dan segera merespon. Jadi sebelum kejadian korban sedang mencari tanaman bonsai, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke dasar tebing," ungkapnya.
2.Lima personel Basarnas Bali mengevakuasi korban dibantu stakeholder lainnya

Sebanyak lima personel dari Basarnas Bali diberangkatkan menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Mereka dibantu oleh personel dari Damkar (Pemadam Kebakaran), masyarakat setempat, serta keluarga korban. Putu Wira Subagia berhasil dievakuasi dan dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Denpasar.
“Korban hanya duduk dan tidak bisa berdiri. Korban dipindahkan ke tandu dan dievakuasi menuju ambulans," katanya.
3.Korban diduga mengalami cedera serius di bagian tulang belakangnya

Menurut Darmada, kondisi korban saat itu masih sadar. Namun kuat dugaan mengalami cedera serius. Mengingat korban hanya duduk dan tidak bisa berdiri. Korban masih bisa diajak berkomunikasi. Bahkan ia menyampaikan bahwa sepeda motor miliknya masih terparkir di Pura Tegeh Sari, sekitar 50 meter dari lokasi dia terpeleset.
"Penanganan untuk korban yang alami patah tulang atau cedera tulang belakang memerlukan teknik pemindahan khusus dengan gunakan tandu spinal, agar tidak memperparah bagian yang cedera,” paparnya.
Pihaknya belum bisa memastikan ketinggian tebing tempat korban terjatuh. Pengakuan korban kepada petugas, bahwa dia terjatuh dengan sendirinya tanpa ada seorang saksi mata.
“Ia jatuh dalam posisi duduk dan itu berbahaya jika alami cedera tulang belakang," tutur Darmada.
![[OPINI] Krisis Kepercayaan Publik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia](https://image.idntimes.com/post/20240622/edwin-andrade-4v1dc-eocwg-unsplash-1-6863b62c2bfc9a4c0bdfe6caacd76b0e-69d807e48394b00a0b6fd2ee33358cf8.jpg)


![[QUIZ] Uji Pengetahuanmu Tentang Tumpek Landep](https://image.idntimes.com/post/20220406/tumpeklandep1-c7c8a956c08d5240d23a9803c984bd4e-ff673c524528ecaca01bb11466faf4f1.jpg)














