Profil Khasan Askhabov, Ditangkap Kasus Perampokan di Bali

Dikutip dari akun Instagram polisi.bali, Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengamankan satu orang warga negara asing (WNA) asal Rusia terkait kasus perampokan warga Ukraina di Bali. Warga Rusia atas nama Khasan Askhabov itu diamankan di area keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis, 30 Januari 2025. Rencananya, Khasan akan bertolak menuju Dubai.
Satu di antara sembilan orang pelaku asal Rusia tersebut ternyata mantan atlet mix martial arts (MMA). Ia dilepaskan setelah menjalani proses penyelidikan, karena tidak terlibat dalam kasus tersebut. Berikut ini profil Khasan Askhabov yang memiliki saudara kembar sesama atlet MMA.
1. Khasan Askhabov meraih juara WWFC di usia 20 tahun

Dikutip dari Sherdog.com, Khasan Askhabov lahir pada 13 Februari 1995. Petarung berjuluk Black Wolf ini mulai terjun di MMA pada 2012. Ia bertarung di kelas bulu (featherweight). Khasan melakukan debutnya di MMA saat mengikuti sebuah kejuaraan MMA bertajuk Pancration Black Sea Cup di Krasnodar, Rusia.
Ia berhasil meraih kemenangan atas Ali Guangapshev dengan kemenangan angka (decision unanimous). Kariernya terbilang gemilang. Ia menjadi petarung yang tak terkalahkan sehingga mendapatkan kesempatan bertarung di World Warriors Fighting Championship (WWFC), ajang yang lebih bergengsi dari ajang yang diikuti Khasan sebelumnya.
Kariernya di WWFC semakin melejit. Ia berhasil meraih sabuk juara kelas bulu WWFC di usia 20 tahun. Khasan berhasil mengalahkan Damien Lapilus di WWFC Cage Encounter 3 pada 4 April 2015. Petarung yang sempat bergabung bersama American Top Team ini mampu mengalahkan Damien pada ronde pertama dengan kuncian (guillotine choke).
2. Khasan memiliki rekor mentereng

Selama bertarung di ajang MMA profesional, Khasan memiliki rekor pertandingan yang sangat baik. Ia hanya mengalami dua kali kekalahan dari 25 laga yang diikutinya. Khasan mengalami kekalahan dari Elismar Lima (angka) dan Hermes Franca (kuncian).
Dari 23 kemenangan yang diraih Khasan, tercatat ia berhasil meraih 6 kemenangan KO/TKO, 12 kemenangan dengan kuncian, dan 5 kemenangan angka. Melihat hasil ini, Khasan memiliki teknik kuncian yang sangat bagus karena sebagian besar kemenangan diraih melalui kuncian. Khasan dikenal sebagai petarung yang sangat agresif saat menyerang lawannya. Ini terbukti, sebagian besar kemenangan Khasan diraih pada ronde pertama yaitu sebanyak 12 pertarungan.
Kini, Khasan Askhabov berstatus sebagai mantan atlet MMA alias sudah tidak aktif lagi sebagai petarung. Pertarungan terakhir yang dilakoni Khasan adalah saat menghadapi Cliff Wright di ajan iFF1 iKon Fighting Federation 1 pada 24 September 2020. Ia berhasil mengalahkan Cliff dengan kuncian rear naked choke.
3. Khasan dan saudara kembarnya pernah tersandung kasus kriminal di Thailand

Seperti diketahui, Khasan Askhabov memiliki saudara kembar bernama Khusein Askhabov. Mereka berdua merupakan atlet MMA profesional. Khusein tercatat sebagai mantan petarung Ultimate Fighting Championships (UFC).
Dikutip dari Sherdog.com, Khasan dan Khusein pernah terjerat kasus kriminal di Phuket, Thailand. Mereka ditangkap karena terlibat kasus penculikan dan perampokan di Thailand. Korbannya adalah turis asal Italia. Korban diserang dan ditutup matanya oleh sekelompok pria. Beberapa barang mewah milik korban seperti MacBook, iPhone, jam tangan Rolex, hingga uang sebanyak USD 43.000 diambil oleh pelaku. Khasan dan Khusein kemudian dibebaskan setelah tuduhannya dibatalkan.
Sebelum ditangkap, Khasan Askhabov sempat mengunggah foto dan video sedang menggunakan helikopter sewaan di Bali. Ia juga terlihat mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian saat berkendara di jalan raya. Apakah polisi mampu menangkap terduga pelaku lainnya? Semoga saja ya, demi terjaganya situasi kondusif di Bali. Karena bisa daja warga lokal menjadi korban berikutnya.



















