Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan di Klungkung
Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)
  • Polisi menangkap satu terduga pelaku pengeroyokan buruh di Klungkung dan masih memburu tiga lainnya, sementara korban mengalami luka serius di bagian mulut.
  • Polres Klungkung melakukan patroli dialogis serta mengajak para buruh dan warga untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca insiden pengeroyokan.
  • Pihak kepolisian juga menggandeng tokoh warga pendatang untuk mencegah konflik serta menegaskan komitmen memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
14 Juli 2026

Terjadi pengeroyokan terhadap seorang buruh harian lepas bernama I Kadek Indrawan di Jalan Jepun, Semarapura Kelod. Polisi menangkap satu terduga pelaku dan memburu tiga lainnya.

15 Juli 2026

Polisi memeriksa terduga pelaku yang telah ditangkap dan terus memburu tiga orang lain yang diduga terlibat. Kasi Humas Polres Klungkung menyampaikan proses pemeriksaan masih berlangsung.

Sehari setelah kejadian

Polres Klungkung menggelar patroli dialogis di Pasar Galiran untuk meredam situasi pasca pengeroyokan. Pada hari yang sama, polisi juga mengumpulkan tokoh warga pendatang asal Sumba guna mencegah konflik dan memastikan proses hukum berjalan profesional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kasus pengeroyokan terhadap seorang buruh harian lepas terjadi di Kabupaten Klungkung, menyebabkan korban mengalami luka di bagian mulut dan kehilangan beberapa gigi.
  • Who?
    Korban bernama I Kadek Indrawan (37), sementara satu terduga pelaku telah ditangkap oleh Satreskrim Polres Klungkung dan tiga lainnya masih dalam pengejaran.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Jepun, Semarapura Kelod, Kabupaten Klungkung, Bali. Polisi juga melakukan patroli dialogis di Pasar Galiran untuk menjaga situasi tetap kondusif.
  • When?
    Pengeroyokan terjadi pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan patroli dan pertemuan dengan warga dilakukan sehari setelahnya, Rabu, 15 Juli 2026.
  • Why?
    Kejadian diduga dipicu teguran korban kepada pengendara motor yang melaju kencang sambil membawa minuman tuak, sehingga memancing emosi pelaku hingga berujung pengeroyokan.
  • How?
    Satu pelaku ditangkap dan diperiksa polisi. Aparat menggelar patroli dialogis serta pertemuan dengan tokoh warga untuk mencegah konflik dan menjaga keamanan pasca kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada seorang bapak buruh dipukul orang di Klungkung karena menegur pengendara motor yang ngebut bawa minuman. Polisi sudah tangkap satu orang yang mukul, tapi tiga orang lain masih dicari. Polisi juga datang ke pasar dan ngobrol sama warga supaya tidak marah-marah dan tetap rukun biar semua aman lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah cepat kepolisian Klungkung dalam menangani kasus pengeroyokan menunjukkan komitmen kuat menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat. Melalui patroli dialogis, komunikasi dengan para buruh, serta pelibatan tokoh warga pendatang, aparat tidak hanya menegakkan hukum tetapi juga membangun kepercayaan sosial yang mendorong terciptanya suasana kondusif di wilayah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times - Kasus pengeroyokan terhadap seorang buruh harian lepas di Kabupaten Klungkung, Selasa (14/7/2026) mendapat atensi khusus kepolisian. Seorang terduga pelaku berhasil ditangkap polisi, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

Di sisi lain, aparat juga bergerak meredam potensi konflik dengan membangun komunikasi bersama warga sekitar, para pekerja dan tokoh warga pendatang.

Satreskrim Polres Klungkung mengamankan seorang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Jepun, Semarapura Kelod, pada Selasa (14/7/2026). Ia diduga menjadi orang yang pertama kali memukul korban hingga mengalami luka di bagian mulut.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung.

"Seorang terduga pelaku sudah kami tangkap. Kami masih mintai keterangan terkait peristiwa kemarin. Untuk identitas nanti kami sampaikan, setelah resmi ditetapkan tersangka, " ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut Alit, polisi juga masih memburu tiga orang lain yang diduga ikut melakukan pengeroyokan.

Sebelumnya, korban bernama I Kadek Indrawan (37), buruh harian lepas asal Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin, diduga dikeroyok setelah menegur seorang pengendara motor yang melaju kencang sambil membawa minuman tradisional jenis tuak. Teguran tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pengeroyokan.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu gigi, dua gigi lainnya goyang, serta mengalami lebam di bagian mulut.

1. Polisi datangi buruh bawang di Pasar Galiran untuk redam situasi

Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Sehari setelah kejadian, jajaran Polres Klungkung menggelar patroli dialogis di kawasan Pasar Galiran. Sasaran kegiatan ini adalah para buruh bawang yang bekerja di sekitar lokasi kejadian.

Kegiatan dipimpin Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik bersama Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira. Selain berdialog, polisi mengingatkan para pekerja agar tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu gesekan.

AKP Lanang Jelantik mengatakan patroli dialogis dilakukan sebagai langkah pencegahan agar situasi keamanan tetap kondusif setelah kasus penganiayaan tersebut.

"Kami mengajak seluruh pekerja untuk tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan tidak mudah terpancing emosi pasca adanya peristiwa penganiayaan. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman serta mengedepankan langkah-langkah preventif agar situasi kamtibmas di Kabupaten Klungkung tetap kondusif," katanya.

Sementara itu, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar persoalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi konflik.

2. Tokoh warga pendatang diminta ikut cegah konflik

Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Pada hari yang sama, Polres Klungkung juga mengumpulkan sekitar 30 perwakilan warga asal Sumba yang tinggal di Kabupaten Klungkung. Pertemuan di Jalan Jepun, Semarapura Kelod, itu dihadiri Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Resnarkoba Polres Klungkung.

Kasat Intelkam AKP Dewa Ketut Abdi meminta para tokoh masyarakat dan koordinator warga agar aktif memberikan edukasi kepada warganya untuk menjaga ketertiban serta mengantisipasi munculnya perselisihan, baik di lingkungan kerja maupun tempat tinggal.

Di sisi lain, Kasat Reskrim AKP Reno Chandra Wibowo memastikan proses hukum kasus pengeroyokan akan berjalan secara profesional dan objektif.

3. Peredaran narkoba juga jadi atensi kepolisian

Aparat kumpulkan para bekerja kupas bawang di Pasar Galiran pasca kasus pengeroyokan di lokasi tersebut. (Dok. IDN Times/Polres Klungkung)

Selain membahas penanganan perkara, Kasat Resnarkoba AKP I Wayan Gede Mudana memegaskan kepolisian juga akan menindak tegas apabila ditemukan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika yang melibatkan pelaku ataupun warga lainnya.

"Kami berharap pasca penegakan hukum yamg dilakukan, situasi keamanan pasca pengeroyokan tetap terkendali serta tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas," harapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article