Klungkung, IDN Times - Kasus pengeroyokan terhadap seorang buruh harian lepas di Kabupaten Klungkung, Selasa (14/7/2026) mendapat atensi khusus kepolisian. Seorang terduga pelaku berhasil ditangkap polisi, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.
Di sisi lain, aparat juga bergerak meredam potensi konflik dengan membangun komunikasi bersama warga sekitar, para pekerja dan tokoh warga pendatang.
Satreskrim Polres Klungkung mengamankan seorang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Jepun, Semarapura Kelod, pada Selasa (14/7/2026). Ia diduga menjadi orang yang pertama kali memukul korban hingga mengalami luka di bagian mulut.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung.
"Seorang terduga pelaku sudah kami tangkap. Kami masih mintai keterangan terkait peristiwa kemarin. Untuk identitas nanti kami sampaikan, setelah resmi ditetapkan tersangka, " ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Alit, polisi juga masih memburu tiga orang lain yang diduga ikut melakukan pengeroyokan.
Sebelumnya, korban bernama I Kadek Indrawan (37), buruh harian lepas asal Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin, diduga dikeroyok setelah menegur seorang pengendara motor yang melaju kencang sambil membawa minuman tradisional jenis tuak. Teguran tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pengeroyokan.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu gigi, dua gigi lainnya goyang, serta mengalami lebam di bagian mulut.
