Karangasem, IDN Times Bali – Warga Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem resah. Sebanyak tiga griya di Banjar Dinas Triwangsa menjadi sasaran pencurian benda-benda sakral.
Dalam rentang waktu yang hampir bersamaan, sejumlah ketu (mahkota sulinggih/pendeta) dan perlengkapan puja berbahan emas, dari tempat penyimpanannya.
Polisi menduga ketiga kasus tersebut memiliki keterkaitan karena terjadi di wilayah yang sama, dengan jenis barang yang hilang serupa.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, mengatakan laporan pertama diterima dari Griya Dauh milik Ida Pedanda Istri Ketut Jelantik. Korban mengetahui sejumlah perlengkapan puja dan perhiasan emas telah hilang pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Sebelumnya, barang-barang tersebut masih berada di tempat penyimpanan. Namun saat korban meninggalkan kamar untuk mencari bunga, pelaku diduga masuk dan membawa kabur sejumlah benda sakral.
"Barang yang hilang meliputi ketu, bros padma, genitri, bahu raksa, hingga perlengkapan prebawa puja lainnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta," ungkap Artono, Senin (8/6/2026).
