Petir Juga Hanguskan Meru Tingkat 11 di Sidemen, Kerugian Rp2,5 Miliar

- Api muncul dari atap meru setelah tersambar petir
- Api juga menjalar ke bangunan meru tumpang tiga
- Kerugian dari kebakaran mencapai Rp2,5 miliar
Karangasem, IDN Times - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karangasem, pada Minggu (11/1/2026, memicu dua peristiwa kebakaran bangunan suci secara hampir bersamaan.
Setelah Meru Tumpang 9 di Pura Pedharman Arya Gajah Para, Desa Besakih, insiden serupa juga terjadi di Pura Pucak Bukit Tegeh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen.
Di pura tersebut, bangunan Meru Tumpang 11 dilaporkan terbakar sekitar pukul 14.15 Wita.
Kapolsek Sidemen, AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, menjelaskan api pertama kali terlihat warga saat hujan deras sedang mengguyur kawasan itu.
"Warga saat itu melaporkan api dari atap bangunan meru tumpang 11 di Pura Pucak Bukit Tegeh," ujar Suteja.
1. Api muncul dari atap meru setelah tersambar petir

AKP I Gusti Agung Bagus Suteja mengatakan, kobaran api muncul dari atap meru yang terbuat dari ijuk. Dugaan kuat, sambaran petir menjadi pemicu awal kebakaran yang dengan cepat melahap bangunan suci tersebut.
“Material ijuk sangat mudah terbakar. Saat tersambar petir, api langsung membesar,” ungkap Suteja.
2. Api juga menjalar ke bangunan meru tumpang tiga

Api yang berkobar hebat kemudian menjalar ke bangunan pelinggih lain di dekatnya, yakni Meru Tumpang 3. Warga setempat yang panik segera menghubungi aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
3. Kerugian dari kebakaran mencapai Rp2,5 miliar

Meski upaya pemadaman dilakukan, kedua bangunan suci itu tidak dapat diselamatkan. Meru Tumpang 11 dan Meru Tumpang 3 dilaporkan hangus terbakar.
Akibat kejadian tersebut, pihak pengempon pura diperkirakan menanggung kerugian materiel hingga sekitar Rp2,5 miliar.


















