Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penanganan Sampah di Tukad Badung Andalkan Trash Barrier
Tukad Badung (instagram.com/yullydch)
  • Pemerintah Kota Denpasar berkolaborasi dengan BWS Bali-Penida dan The Ocean Cleanup untuk memasang trash barrier di Tukad Badung sebagai langkah konkret penanganan sampah sungai.
  • Dua trash barrier otomatis akan dipasang di hulu Banjar Buagan dan hilir Pura Tanah Kilap guna mengoptimalkan penjaringan sampah di aliran Tukad Badung.
  • BWS Bali-Penida menyatakan dukungan penuh terhadap program ini, memastikan pelaksanaannya berjalan optimal demi kebersihan dan pengendalian banjir di wilayah Denpasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Pemerintah Kota Denpasar berkolaborasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dan The Ocean Cleanup akan memasang Trash Barrier di Tukad Badung sebagai upaya penanganan sampah di sungai.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan keduanya di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (4/6/2026) kemarin. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyebut kolaborasi ini menjadi angin segar dalam mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar, terutama di aliran sungai.

"Pada prinsipnya, kami di Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi dan mendukung langkah konkret dalam penanganan sampah di aliran sungai, dan kami merasa sangat terbantu dengan hadirnya inovasi ini di aliran Tukad Badung," ujarnya.

1, Tukad Badung diandalkan oleh Kota Denpasar

potret Tukad Badung (instagram.com/sudarma_55)

Arya Wibawa menjelaskan bahwa hadirnya inovasi trash barrier ini akan melengkapi pola penanganan sampah di aliran sungai wilayah Kota Denpasar. Tukad Badung, sebagai sungai utama di Kota Denpasar, diakuinya memang memiliki peran sentral dalam pengendalian banjir, sehingga penanganan sampah di aliran sungai harus terus dioptimalkan.

"Kalau inovasi ini bisa diterapkan, maka optimalisasi penanganan sampah di alur sungai dapat dioptimalkan, termasuk sungai lainnya," ungkapnya.

2. Sebanyak dua trash barrier segera dipasang di Tukad Badung

Sungai di Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)

Manager River Indonesia The Ocean Cleanup, Dhanang Tri Wuriyandoko, mengatakan kolaborasi ini menjadi penting untuk bersama-sama menangani sampah di aliran sungai. Organisasi sosial asal Belanda tersebut akan menerapkan pengalamannya dalam menjaga kebersihan lautan dan sungai.

Khusus untuk Denpasar, upaya yang akan dilaksanakan yakni memasang dua trash barrier di Tukad Badung. Keduanya akan dipasang di hulu, yakni di Kawasan Tukad Badung di depan Banjar Buagan, dan di hilir yang berlokasi di Kawasan Pura Tanah Kilap.

"Nantinya trash barrier ini akan dikemas dengan teknologi otomatis, sehingga dapat mendukung optimalisasi penjaringan sampah di aliran sungai," ujarnya.

3. Dukungan penanganan sampah sangat penting

Sungai di Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)

Sementara itu, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Bali Penida, Made Denny Satya Wijaya, mengaku siap mendukung pelaksanaan program tersebut. Tentunya, BWS selaku pemilik lahan yang berada di bantaran Tukad Badung akan memberikan dukungan maksimal terhadap penanganan sampah di aliran sungai.

"Kami tentu sangat mendukung, dan berharap program ini dapat berjalan optimal," ujarnya.

Editorial Team

Related Article