Pelajar Laki-laki di Buleleng Dilecehkan, Polisi Masih Selidiki Pelaku

- Pelajar laki-laki di Buleleng diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang laki-laki tidak dikenal pada Selasa (13/1/2026) pukul 23.00 Wita.
- Korban dihajar setelah menolak ajakan pelaku untuk melakukan hubungan seksual dan merusak gawai milik korban.
- Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk visum dan pemeriksaan saksi-saksi untuk menentukan tersangka.
Buleleng, IDN Times - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama di Buleleng berinisial Putu E diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang laki-laki tidak dikenal. Kasus ini terjadi pada Selasa (13/1/2026) pukul 23.00 Wita. Kepala Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Buleleng, Iptu Agus Fajar Gumelar menyampaikan kejadian terjadi setelah korban menjenguk kerabatnya di rumah sakit.
Saat korban tengah berhenti di lampu lalu lintas, ada seorang laki-laki tidak dikenal meminta bantuan. Merasa iba, korban mengikuti pelaku ke sebuah kamar indekos yang berlokasi di Kelurahan Banyuning, Buleleng. Setelah tiba di lokasi, pelaku justru mengajak korban melakukan hubungan seksual. Pelaku juga menawarkan sejumlah uang kepada korban.
Korban dihajar setelah menolak ajakan pelaku

Korban terkejut dengan ajakan itu, langsung menolak dan ingin pergi dari lokasi. Pelaku tidak terima dan melayangkan tinju ke wajah korban hingga alami pendarahan di bagian hidung. Pelaku juga merusak gawai milik korban. Korban berusaha menyelamatkan diri dan berteriak, tapi kondisi indekos yang sepi membuatnya tidak dapat pertolongan. Setelah menyelamatkan diri, korban bergegas menuju rumah dengan sepeda motornya.
Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan

Fajar mengatakan, pihak Polres Buleleng tengah melakukan penyelidikan. Pihaknya juga telah melakukan visum terkait adanya dugaan tindak kekerasan terhadap korban.
"Penanganannya kita sudah melakukan visum terkait dugaan adanya tindakan kekerasan, sembari menunggu hasil visum kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kejadian tersebut," kata Fajar kepada IDN Times Sabtu (17/1/2026).
Setelah proses pemeriksaan saksi, Fajar mengungkapkan pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk ke tahapan penyidikan dan menentukan tersangka.


















