Diprediksi Ramai, Keamanan Objek Wisata Tabanan Ditingkatkan

Euforia masyarakat lagi tinggi-tingginya selama Nataru

Tabanan, IDN Times - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan menggelar rapat untuk ketertiban dan keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Rabu (21/12/2022). Satu di antaranya kemungkinan peningkatan kunjungan wisatawan di Daerah Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Tabanan.

Baca Juga: Polda Bali Sebut Tak Ada Pembatasan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023

1. Harus ada sinergi dari semua unsur

Diprediksi Ramai, Keamanan Objek Wisata Tabanan DitingkatkanPersonel Polsek Baturiti melakukan pengamanan di DTW Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. (Dok.IDN Times/Polsek Baturiti)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, menyatakan harus ada sinergi dari semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Nataru. Sebab Nataru tahun ini pasti akan lebih terasa euforianya, dan kunjungan wisatawan diprediksi meningkat berkali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saat ini dalam merayakan tahun baru, euforia masyarakat akan berlebih dari tahun sebelumnya. Apalagi ada perkiraan kunjungan akan meningkat sampai enam kali lipat dari tahun sebelumnya di objek-objek vital Tabanan. Oleh karena itu, kita harus melakukan antisipasi,” ujar Susila.

2. Tenaga kesehatan siap siaga

Diprediksi Ramai, Keamanan Objek Wisata Tabanan DitingkatkanIlustrasi tenaga kesehatan (ANTARA FOTO/Fauzan)

Susila melanjutkan, dalam mengantisipasi keamanan dan ketertiban di objek vital seperti kota, DTW Ulundanu Beratan, DTW Jatiluwih, dan DTW Tanah Lot, jajaran TNI/Polri sudah bergerak dengan operasi lilinnya.

"Tidak hanya TNI/Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat serta jajaran terkait juga akan ikut mengantisipasi hal tersebut serta diharapkan seluruh pihak terkait berkolaborasi dan bertanggung jawab bersama," kata Susila.

Sementara dari sisi kesehatan, pihak Pemkab Tabananan juga akan disiapsiagakan di rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga puskesmas. Sedangkan keamanan di tempat-tempat ibadah yang cukup krusial, pihaknya bekerja sama dengan desa adat yang melibatkan pecalang sebagai bentuk toleransi masyarakat Bali.

3. Polisi telah bergerak mengamankan tempat wisata

Diprediksi Ramai, Keamanan Objek Wisata Tabanan DitingkatkanPersonel Polsek Baturiti melakukan pengamanan di daerah tarik wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan (Dok.IDNTimes/Polsek Baturiti)

Para personel Polsek Baturiti telah melakukan pengamanan di DTW Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sejak Senin (19/12/2022). Sebab lokasi ini diprediksi akan mengalami peningkatan menjelang Nataru. 

Kapolsek Baturiti, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, mengatakan pengamanannya tak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan saja. Pura Penataran Ulun Danu Beratan juga akan melangsungkan upacara mulang pakelem serangkaian dari pujawali.

"Pengamanan juga dilakukan di Kebun Raya Eka Karya, The Bloom dan The Silas,” ujarnya.

Pihaknya menugaskan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) yang terdiri Unit Patroli, Reskrim (reserse kriminal), Intelkam (Intelijen Keamanan), Lalu Lintas dan Binmas (pembinaan masyarakat). Pelaksanaan pengamanan didukung oleh Satuan Pam Obvit (pengamanan objek vital) Polres Tabanan, dan Polairud (Polisi Air dan Udara) bersinergi dengan TNI Koramil Baturiti.

‘’Sampai saat ini walaupun wisatawan cukup padat berkunjung ke kawasan wisata, namun situasinya masih kondusif. Kami tetap mengimbau masyarakat dan pengunjung tempat wisata untuk turut memelihara situasi kamtibmas dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” terang Mertayasa.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya