Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mayat Terapung di Dekat Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya

IMG-20260201-WA0043.jpg
Tim gabungan evakuasi mayat di perairan Selat Bali, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/2/2026) pagi. (Dok.Istimewa)

Jembrana, IDN Times - Warga di sekitar Pelabuhan Gilimanuk dikejutkan dengan penemuan mayat di perairan Selat Bali, Minggu (1/2/2026) pagi. Mayat yang kondisinya sudah tidak utuh itu ditemukan tepat di titik evakuasi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam 2025 lalu.

Kepolisian Resor (Polres) Jembrana melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bergerak cepat melakukan evakuasi bersama tim gabungan setelah menerima laporan penemuan tersebut.

1. Personel TNI AL yang sedang patroli laut menemukan mayat di titik bangkai kapal

IMG-20260201-WA0033.jpg
Tim gabungan evakuasi mayat di perairan Selat Bali, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/2/2026) pagi. (Dok.Istimewa)

Penemuan mayat ini bermula saat Komandan Pos (Danpos) AL Gilimanuk, Lettu Laut Juli Prasetyo, melakukan patroli rutin di perairan Selat Bali. Sekitar pukul 07.15 Wita, petugas melihat benda mencurigakan yang mengapung di koordinat 08∘09′33,11'′LS dan 114∘29′52,03''BT atau tak jauh dari lokasi kegiatan pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.

Setelah dipastikan bahwa objek tersebut adalah jenazah manusia, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Gilimanuk, Sat Polair Polres Jembrana, TNI AL, hingga nelayan setempat langsung bahu-membahu melakukan proses evakuasi. Sekitar pukul 08.30 Wita, mayat dibawa ke tepi Pantai Cemara, Kelurahan Gilimanuk.

2. Kondisinya sudah tidak utuh dan sulit dikenali

IMG-20260201-WA0043.jpg
Tim gabungan evakuasi mayat di perairan Selat Bali, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/2/2026) pagi. (Dok.Istimewa)

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, identitas korban masih misteri. Kondisi fisiknya dilaporkan mengalami kerusakan berat di beberapa bagian, sehingga sulit untuk dikenali.

"Jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang warna hitam dan ikat pinggang hitam," ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra.

3. Diserahkan ke Polresta Banyuwangi untuk identifikasi

IMG-20260201-WA0041.jpg
Tim gabungan evakuasi mayat di perairan Selat Bali, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/2/2026) pagi. (Dok.Istimewa)

Mengingat lokasi penemuan dan koordinasi lintas wilayah, sekitar pukul 09.00 Wita, pihak Polsek Gilimanuk menyerahkan mayat tersebut kepada Sat Polair Polresta Banyuwangi. Mayat dievakuasi menggunakan Kapal Polair Banyuwangi dengan nomor lambung X-1033 menuju RSUD Banyuwangi.

"Di sana, tim medis dan kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut serta autopsi untuk mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

2 Kasus Kekerasan Seksual di Buleleng Masuk Tahap Penyidikan

01 Feb 2026, 14:37 WIBNews