Mantan Wakil Bupati Klungkung Dewa Gede Sena Berpulang

Klungkung, IDN Times - Mantan Wakil Bupati Klungkung periode 1998-2003, I Dewa Gede Sena, mengembuskan napas terakhir, Senin (28/10/2024) sore. Tokoh asal Desa Kusamba yang dikenal kritis terhadap isu-isu sosial dan politik di Bumi Serombotan ini, meninggal dunia setelah mengalami henti jantung.
Ia sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung dalam kondisi tidak sadarkan diri. Berita kepergian Dewa Sena yang mendadak membuat kaget keluarga, kerabat, dan rekan-rekannya. Sebab sebelumnya, ia masih aktif dalam kegiatan politik.
“Kemarin saya dapat telepon dari teman wartawan, informasinya beliau berpulang. Awalnya saya tidak percaya. Saat saya hubungi pihak keluarga beliau, ternyata benar beliau telah berpulang,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung, I Wayan Buda Parwata, Selasa (19/10/2024).
Dewa Gede Sena menjabat sebagai Wakil Bupati Klungkung periode 1998-2003, berpasangan dengan Bupati Tjokorda Gde Ngurah yang kini juga telah almarhum.
"Saya mengenal beliau sebagai sosok yang kritis, dan getol mempromosikan pariwisata Nusa Penida saat belum berkembang seperti sekarang," ujar Buda Parwata.
1. Dewa Gede Sena tiba di RSUD Klungkung dalam keadaan tidak sadar

Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, menyampaikan Dewa Gede Sena tiba di IGD RSUD Klungkung sekitar pukul 16.20 Wita, Senin (28/10/2024).
Saat itu kondisinya sudah tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa oleh tim medis, diketahui bahwa pasien mengalami henti jantung.
"Pasien dalam kondisi tidak sadar karena henti jantung. Kami sempat melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk menyelamatkan pasien," ujar I Gusti Putu Widiyasa, Selasa (29/10/2024).
Meskipun telah dilakukan upaya pertolongan darurat, Dewa Gede Sena tidak tertolong. Mantan Wakil Bupati Klungkung periode 1998-2003 itu dinyatakan meninggal dunia pukul 16.40 Wita.
"Saat ini jenazah masih berada di instalasi pemulasaran jenazah RSUD Klungkung," kata Widiyasa.
2. Dewa Sena dikenal kritis, pencetus rencana kasino di Nusa Penida

Di mata masyarakat dan teman-temannya, Dewa Gede Sena sangat kritis terhadap isu-isu sosial dan politik di Klungkung meskipun tidak lagi aktif di birokrasi.
Paling terkenal dari seorang Dewa Gede Sena adalah rencana dia yang mencetuskan untuk membangun kasino di Nusa Penida.
"Sejak jadi Wabup, beliau memang sudah kritis dan sangat terbuka dengan teman-teman wartawan. Beliau yang sangat getol mempromosikan supaya ada kasino di Kecamatan Nusa Penida. Tujuannya agar Nusa Penida dikenal tidak saja di Indonesia tapi di dunia," ungkap rekan dari Dewa Sena, Buda Parwata, Selasa (29/10/2024).
3. Dewa Gede Sena masih aktif berpolitik

Dewa Gede Sena masih aktif di kancah politik. Pada Pilkada 2024 ini, tokoh asal Desa Kusamba itu aktif memenangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diusung PDIP, Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta; serta calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, Made Satria-Cokorda Surya Putra.
Wayan Buda Perwata mengaku terakhir kali bertemu dengan Dewa Gede Sena, pada Rabu (9/10/2024). Saat itu Dewa Gede Sena ikut kampanye Koster-Giri dan Satria-Cok Surya di Kecamatan Nusa Penida.
"Beliau saat itu sehat saja, tidak ada menyampaikan keluhan sakit. Kami lama di Nusa Penida, sampai selesai acara temu warga dengan Pak Koster bersama Satria dan Cok Surya di Pantai Crystal Bay, Desa Sakti," ungkap Buda Parwata.












![[QUIZ] Uji Pengetahuan Potensi Gempa Megathrust di Bali](https://image.idntimes.com/post/20241217/gempa-vulkanik-600x400-e2b7bf5c8bcbe7023ef3d355b490d1ab.jpg)






